LIFESCIFILIFESCIFI

Arthatama: Journal of Business Management and AccountingArthatama: Journal of Business Management and Accounting

Peningkatan kompetisi digital telah memicu permintaan yang tinggi akan talenta IT berkualitas, yang menimbulkan tantangan dalam menarik dan melibatkan profesional muda. Di Indonesia, perusahaan milik negara seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI) harus bersaing dengan perusahaan teknologi dan startup untuk mendapatkan talenta digital. Kajian literatur ini memeriksa Program Brilian Future Leader (BFLP) Jalur Spesialis IT sebagai respons strategis terhadap perang talenta dan masalah keterlibatan. Menggunakan kerangka kerja seperti merek pemberi kerja, kesesuaian orang-organisasi, dan pengembangan talenta strategis, tinjauan ini mengeksplorasi faktor internal dan eksternal yang membentuk persepsi talenta IT terhadap BRI sebagai pemberi kerja. Benchmarking dilakukan terhadap program talenta digital di Gojek, Tokopedia (GOTO Group), dan Telkom Indonesia, dengan fokus pada fitur kunci seperti jalur kepemimpinan cepat, lingkungan kerja agile, dan pembelajaran berbasis proyek. Wawasan ini menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan daya tarik dan keterlibatan BFLP, terutama di kalangan Gen Z dan milenial. Sebuah model konseptual diusulkan, yang mengintegrasikan nilai-nilai organisasi, kesempatan kepemimpinan, dan reputasi pemberi kerja untuk menjelaskan bagaimana atraksi talenta dan keterlibatan saling terhubung. Dasar ini mendukung penelitian kualitatif di masa depan dan memandu perbaikan dalam desain program, komunikasi pemberi kerja, dan penempatan talenta di pasar tenaga kerja digital yang kompetitif di Indonesia.

Kajian literatur ini menekankan pentingnya merek pemberi kerja dan kesesuaian orang-organisasi dalam merancang dan mempromosikan program pengembangan talenta seperti BFLP.Di pasar talenta digital Indonesia yang berkembang dengan cepat, di mana persaingan sengit dan profesional muda memiliki ekspektasi yang meningkat, institusi tradisional seperti BRI perlu memikirkan kembali cara mereka mempresentasikan diri sebagai pemberi kerja pilihan.Jalur Spesialis IT BFLP adalah langkah yang kuat ke arah yang benar, tetapi masih ada ruang untuk pertumbuhan.Untuk lebih terhubung dengan talenta digital generasi baru, program ini harus menempatkan lebih banyak penekanan pada inovasi, memastikan branding-nya mencerminkan pengalaman karyawan yang sebenarnya, dan menciptakan tautan yang lebih kuat ke proyek digital dan pembelajaran berkelanjutan.Penelitian di masa depan harus menyelami pengalaman nyata peserta BFLP dan membandingkan dampak programnya dengan inisiatif serupa di sektor teknologi.Wawasan ini dapat membantu BRI dan organisasi serupa membangun strategi talenta yang lebih bermakna, kompetitif, dan siap masa depan.

Untuk meningkatkan daya tarik dan keterlibatan BFLP, disarankan agar BRI menggunakan storytelling untuk menghidupkan pengalaman BFLP, menjadikannya lebih relevan dan menarik secara emosional bagi calon peserta. Berbagi perjalanan inspiratif dari alumni program dapat lebih memperkuat dampak dan potensi pertumbuhan karir yang ditawarkan program. Penting juga untuk menampilkan budaya kerja hybrid dan fleksibel BRI, yang selaras dengan ekspektasi tenaga kerja modern saat ini dan menunjukkan agilitas organisasi. Memperkuat kontribusi teknologi nyata yang dibuat oleh peserta, terutama keterlibatan mereka dalam proyek transformasi digital yang sebenarnya, membantu menyampaikan bahwa BFLP lebih dari sekadar simulasi pelatihan. Terakhir, untuk mempertahankan kredibilitas, penting bahwa budaya kerja internal benar-benar mencerminkan nilai dan janji yang dikomunikasikan melalui merek pemberi kerja. Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengalaman nyata peserta BFLP dan membandingkan dampak program dengan inisiatif serupa di sektor teknologi. Wawasan ini dapat membantu BRI dan organisasi serupa membangun strategi talenta yang lebih bermakna, kompetitif, dan siap masa depan.

Read online
File size206.1 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test