STIKKUSTIKKU

Journal of Public Health InnovationJournal of Public Health Innovation

Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mencapai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) salah satunya menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kabupaten Indramayu yang sudah terdaftar sebagai Peserta BPJS sebanyak 1.167.072 jiwa. Sebanyak 116.047 (9,94%) jiwa merupakan peserta BPJS Mandiri. Puskesmas Kertasemaya merupakan Puskesmas tertinggi yang memiliki peserta BPJS Mandiri di Kabupaten Indramayu yaitu sebanyak 5.179 jiwa dengan angka kepatuhan pembayaran iuran BPJS Mandiri sebanyak 1.181 (22,8%) jiwa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan pada peserta mandiri di Puskesmas Kertasemaya Kabupaten Indramayu Tahun 2022. Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 1.454 orang dan pengambilan sampel dengan teknik disproportionate stratified random sampling sebanyak 200 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pendapatan (p = 0,000), jumlah anggota keluarga (p = 0,006), akses pembayaran (p = 0,05) dan kepuasan pelanggan (p = 0,028) dengan kepatuhan pembayaran iuran. Tidak terdapat hubungan antara umur (p = 0,121), jenis kelamin (p = 0,626), pengetahuan (p = 0,709) dan cara pembayaran (p = 0,691) dengan kepatuhan pembayaran iuran. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan pembayaran iuran yaitu penghasilan.

Terdapat hubungan antara pendapatan, jumlah anggota keluarga, akses pembayaran dan kepuasan pelanggan dengan kepatuhan pembayaran iuran.Namun tidak terdapat hubungan antara umur, jenis kelamin, pengetahuan dan cara pembayaran dengan kepatuhan pembayaran iuran.Penghasilan merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan pada Peserta Mandiri di Puskesmas Kertasemaya Kabupaten Indramayu Tahun 2022.

Pertama, meneliti bagaimana program perencanaan keuangan keluarga peserta BPJS Mandiri dapat meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran, dengan membandingkan kelompok yang menerima pelatihan keuangan dan yang tidak. Kedua, menilai efektivitas aplikasi pembayaran bertahap (REHAB) melalui platform mobile JKN di Puskesmas Kertasemaya, dengan mengukur tingkat tunggakan sebelum dan sesudah implementasi. Ketiga, mengkaji hubungan antara tingkat kepuasan layanan kesehatan dan persepsi akses pembayaran, serta dampaknya terhadap ketahunan iuran di kalangan peserta Mandiri. Keempat,正规吗 mengidentifikasi faktor demografis yang memediasi pengaruh penghasilan terhadap kepatuhan pembayaran, untuk merancang kebijakan subsidi per individu. Kelima, menyelidiki peran media sosial dalam menyebarkan informasi program pembayaran bertahap, dan menilai apakah penyebaran tersebut meningkatkan pemahaman dan partisipasi. Keenam, membandingkan metode pembayaran tradisional dengan pembayaran digital dalam memfasilitasi konvensi iuran, untuk melihat perbedaan tingkat kepatuhan. Ketujuh, menilai efektivitas pelatihan layanan pelanggan pada staf puskesmas dalam meningkatkan kepuasan pelanggan, dan mengukur pengaruhnya terhadap kepatuhan pembayaran. Kedelapan, mengevaluasi kepatuhan pembayaran di daerah terpencil dengan akses terbatas, untuk melihat apakah jarak mempengaruhi. Kesembilan, membandingkan keberhasilan program pensiun keluarga di samping peserta BPJS Mandiri, untuk menilai sinergi antara pendapatan dan kepatuhan. Kesepuluh, mengembangkan model prediksi kepatuhan pembayaran menggunakan data demografis dan perilaku, guna membantu puskesmas memprioritaskan intervensi.

  1. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN PADA PESERTA MANDIRI... doi.org/10.34305/jphi.v3i01.604FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN PADA PESERTA MANDIRI doi 10 34305 jphi v3i01 604
Read online
File size306.33 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test