POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU

Jurnal Keperawatan MajampangiJurnal Keperawatan Majampangi

Latar belakang: Infeksi saluran kemih (ISK) sering menimbulkan nyeri, gangguan eliminasi urine, dan demam. Tujuan: Studi kasus ini menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien ISK di ruang perawatan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada satu pasien perempuan dewasa dengan ISK tanpa komplikasi. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan head-to-toe, observasi tiga hari, dan dokumentasi keperawatan. Hasil: Ditegakkan empat diagnosis, yaitu nyeri akut, gangguan eliminasi urine, hipertermia, dan defisit pengetahuan. Intervensi berdasarkan SIKI dan SLKI dilaksanakan pada 31 Mei sampai 2 Juni 2025. Evaluasi menunjukkan nyeri menurun, eliminasi urine membaik, suhu tubuh normal, serta pengetahuan pasien dan keluarga meningkat.

Asuhan keperawatan yang diberikan selama tiga hari pada Nn.P dengan infeksi saluran kemih mampu mengatasi empat masalah keperawatan, yaitu nyeri akut, gangguan eliminasi urine, hipertermia, dan defisit pengetahuan.Keberhasilan implementasi didukung oleh kerja sama pasien, dukungan keluarga, kolaborasi dengan perawat ruangan, ketersediaan terapi medis, serta edukasi yang diberikan secara bertahap.Perawat diharapkan dapat meningkatkan pemantauan kebutuhan eliminasi urine, memberikan tindakan kenyamanan seperti kompres hangat sesuai indikasi, memperkuat edukasi personal hygiene urogenitalia, serta melibatkan keluarga dalam pencegahan kekambuhan ISK.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program edukasi terstruktur bagi pasien dan keluarga mengenai pencegahan ISK, dengan membandingkan tingkat pengetahuan dan kejadian kembali infeksi pada beberapa rumah sakit. Selain itu, studi eksperimental dapat membandingkan teknik non‑farmakologis untuk mengurangi nyeri pada pasien ISK, seperti kompres hangat versus stimulasi listrik transkutan (TENS), untuk menentukan metode yang paling efektif dan nyaman. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat mengevaluasi dampak keterlibatan keluarga dalam asuhan keperawatan terhadap frekuensi kekambuhan ISK selama enam bulan setelah discharge, sehingga dapat memberikan bukti kuat tentang manfaat pendekatan keluarga dalam manajemen jangka panjang. Semua penelitian ini diharapkan dapat memperluas bukti ilmiah, meningkatkan praktik keperawatan, dan menurunkan beban ISK pada populasi luas.

  1. Fourth international consultation on incontinence recommendations of the international scientific committee:... doi.org/10.1002/nau.20870Fourth international consultation on incontinence recommendations of the international scientific committee doi 10 1002 nau 20870
  2.  . 0 mdpi.com/2079-9721/13/2/59A 0 mdpi 2079 9721 13 2 59
  3. Asuhan Keperawatan pada An.M dengan Diagnosa Hipertermi di Ruang Anak Anggrek 1 RSUD dr. Soeselo Kabupaten... journal.lpkd.or.id/index.php/ViMed/article/view/806Asuhan Keperawatan pada An M dengan Diagnosa Hipertermi di Ruang Anak Anggrek 1 RSUD dr Soeselo Kabupaten journal lpkd index php ViMed article view 806
Read online
File size315.68 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test