UNTARUNTAR

Jurnal Mitra Teknik SipilJurnal Mitra Teknik Sipil

Secara struktural jembatan dipisahkan menjadi struktur atas, dan struktur bagian bawah seperti fondasi. Sesuai fungsinya, fondasi jembatan menopang dan meneruskan beban dari bangunan atas jembatan ke lapisan tanah yang kuat dan stabil/solid. Pembangunan jembatan panjang di tengah laut memiliki tingkat kesulitan dan resiko tinggi. Terdapat gaya-gaya yang mempengaruhi fondasi yang dibuat di laut. Semakin besar beban-beban yang ditahan fondasi maka semakin besar pula daya dukung yang dibutuhkan fondasi. Fondasi yang dipakai adalah fondasi tiang bor dengan metode casing. Konsep dari fondasi tiang bor metode casing sendiri menggunakan pipa selubung baja (casing) yang diinstall sampai kedalaman yang ditentukan. Metode ini digunakan bila lubang bor sangat mudah longsor, sehingga sangat cocok untuk diaplikasikan pada tanah yang merupakan pasir di bawah muka air tanah atau di laut. Pada penulisan ini akan dibahas mengenai daya dukung fondasi tiang bor dan beban-beban yang mempengaruhi daya dukung fondasi tersebut. Daya dukung mencakup daya dukung aksial dan lateral. Sehingga hasil studi ini akan menunjukan seberapa besar daya dukung efektif yang harus dipertimbangkan pada saat ingin membuat fondasi untuk jembatan di laut.

Berbagai jenis fondasi dapat digunakan untuk konstruksi di laut, namun fondasi tiang bor metode casing paling cocok karena dapat mengatasi kedalaman laut yang besar dan melindungi dari korosi.instalasi fondasi tiang bor di lingkungan laut menghadapi risiko lebih tinggi dan beban lateral memberikan pengurangan kapasitas terbesar (18,5 %), menjadikannya faktor kritis, sementara defleksi tetap berada di dalam batas yang diizinkan.kapasitas aksial lebih rendah daripada beban aksial maksimum sehingga peningkatan panjang atau jumlah tiang diperlukan, dan perbedaan desain antara darat dan laut harus mempertimbangkan beban lateral tambahan seperti scouring, tumbukan kapal, arus, debris, dan buoyancy, serta beban aksial meliputi berat coating.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model numerik berbasis elemen hingga untuk menganalisis fondasi tiang bor metode casing di lingkungan laut, dengan memvalidasi hasil simulasi terhadap data analitis dan eksperimental guna memahami interaksi beban aksial dan lateral secara komprehensif; selain itu, diperlukan studi eksperimental jangka panjang yang menguji berbagai strategi perlindungan korosi, seperti jenis coating dan sistem pelapisan, untuk menilai pengaruhnya terhadap daya dukung dan umur pakai tiang bor dalam kondisi akselerasi korosi; selanjutnya, analisis keandalan probabilistik yang mengintegrasikan beban gempa, scouring, gelombang, dan gaya arus harus dilakukan untuk merumuskan faktor keselamatan yang lebih realistis dan meningkatkan keamanan desain fondasi di wilayah pesisir.

Read online
File size377.5 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test