UMKUMK
Prosiding Ilmu Pendidikan dan KeguruanProsiding Ilmu Pendidikan dan KeguruanDalam sebuah Pendidikan pasti tidak luput akan terjadinya kasus pembullyian terutama di Tingkat sekolah dasar, oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk : 1. Apakah ada pengaruh bullying terhadap interaksi sosial siswa di sekolah dasar? 2. Bagaimana gambaran perilaku bullying yang terjadi pada siswa di sekolah dasar? Pengumpulan data dengan menggunakan study kepustakaan dengan literatur review dari beberapa jurnal sekolah dasar. Tulisan ini menerapakan metode deskriptif kualitatif berjenis penelitian berupa studi kepustakaan (library research) yakni mengumpulkan informasi ataupun karya tulis ilmiah yang memiliki hubungan dengan literature review yang bersifat kepustakaan. Penelitian deskriptif dan kualitatif yang dikombinasikan kemudian disebut juga sebagai penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara perilaku bullying terhadap interaksi social siswa yang disebabkan bullying verbal maupun bullying non verbal.
Berdasarkan literature review, bullying di sekolah dasar biasanya berbentuk verbal, fisik, dan sosial (pengabaian), yang menyebabkan penurunan prestasi akademik, kesulutan konsentrasi, cedera, dan rasa takut untuk bersekolah.Faktor penyebab utama meliputi perilaku kekerasan pelaku yang memberi kepuasan, ketidakstabilan proses yang menimbulkan kecemasan korban, serta sifat berulang perilaku tersebut.Strategi penanggulangan yang disarankan meliputi edukasi dan pelatihan bagi seluruh pihak terkait.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji sejauh mana efektivitas program intervensi digital anti‑bullying yang dirancang khusus untuk siswa sekolah dasar, seperti aplikasi mobile atau platform online, dalam mengurangi perilaku bullying dan meningkatkan kualitas interaksi sosial. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan keterampilan sosial siswa selama beberapa tahun dapat mengungkap dampak jangka panjang bullying terhadap kemampuan berelasi, empati, dan kepercayaan diri, serta faktor‑faktor yang memperkuat atau mengurangi efek tersebut. Selanjutnya, penyelidikan mengenai peran keterlibatan orang tua, termasuk strategi komunikasi rumah‑sekolah dan program pelatihan orang tua, dapat memberikan wawasan tentang bagaimana dukungan keluarga berkontribusi pada pencegahan bullying dan pemulihan korban, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih holistik.
| File size | 435.32 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil penelitian menunjukkan mayoritas siswa (72,4%) mencatat penggunaan media sosial di atas batas normal (lebih dari 3 jam per hari), dan 65,7% di antaranyaHasil penelitian menunjukkan mayoritas siswa (72,4%) mencatat penggunaan media sosial di atas batas normal (lebih dari 3 jam per hari), dan 65,7% di antaranya
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Kondisi ini menunjukkan bahwa persepsi siswa tidak hanya berkaitan dengan cara berpikir, tetapi juga mempengaruhi motivasi dan perilaku belajar merekaKondisi ini menunjukkan bahwa persepsi siswa tidak hanya berkaitan dengan cara berpikir, tetapi juga mempengaruhi motivasi dan perilaku belajar mereka
HARPRESSIDHARPRESSID kehadiran kognitif dibangun melalui pemahaman aktif, kehadiran sosial melalui interaksi antar teman, dan kehadiran pengajaran melalui bimbingan dan umpankehadiran kognitif dibangun melalui pemahaman aktif, kehadiran sosial melalui interaksi antar teman, dan kehadiran pengajaran melalui bimbingan dan umpan
UIN BANTENUIN BANTEN Dengan pendekatan partisipatif dan reflektif‑spiritual, program melibatkan keterlibatan langsung komunitas wanita setempat untuk bersama‑sama membaca,Dengan pendekatan partisipatif dan reflektif‑spiritual, program melibatkan keterlibatan langsung komunitas wanita setempat untuk bersama‑sama membaca,
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Selain berdampak pada aspek kesehatan, kegiatan wisata olahraga juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi lingkungan sekitar melalui meningkatnyaSelain berdampak pada aspek kesehatan, kegiatan wisata olahraga juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi lingkungan sekitar melalui meningkatnya
IAINGAWIIAINGAWI Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pembelajaran CTL 82% siswa kelas VI memiliki tingkat sensitivitas sosial tinggi, setelah pembelajaran CTL 87%Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pembelajaran CTL 82% siswa kelas VI memiliki tingkat sensitivitas sosial tinggi, setelah pembelajaran CTL 87%
YBLIYBLI Partisipasi sukarela satu individu tanpa ajakan verbal merupakan indikasi awal bahwa pendekatan nonverbal melalui musik dan visualisasi gerakan memilikiPartisipasi sukarela satu individu tanpa ajakan verbal merupakan indikasi awal bahwa pendekatan nonverbal melalui musik dan visualisasi gerakan memiliki
STKIPPGRI LUBUKLINGGAUSTKIPPGRI LUBUKLINGGAU Hasil analisis menunjukkan adanya kritik terhadap persahabatan tidak adil, dampak hubungan sosial yang kompleks, serta peran kepercayaan antar karakter.Hasil analisis menunjukkan adanya kritik terhadap persahabatan tidak adil, dampak hubungan sosial yang kompleks, serta peran kepercayaan antar karakter.
Useful /
UNESPADANGUNESPADANG Pada umumnya guru jarang mengunakan model pembelajaran dalam setiap proses pembelajaran, karena kurangnya pemahaman guru terhadap model-model pembelajaranPada umumnya guru jarang mengunakan model pembelajaran dalam setiap proses pembelajaran, karena kurangnya pemahaman guru terhadap model-model pembelajaran
KAHURIPANKAHURIPAN Bertolak dari pandangan bahwa Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai salah satu sektor informal perekonomian Indonesia untuk kondisi saat ini dimana belum pulihnyaBertolak dari pandangan bahwa Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai salah satu sektor informal perekonomian Indonesia untuk kondisi saat ini dimana belum pulihnya
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL (2) Kesimpulan akhir menunjukkan bahwa 70% siswa menjadi lebih bersemangat dalam belajar, sedangkan 30% memiliki pemahaman yang baik. Kegiatan dimulai(2) Kesimpulan akhir menunjukkan bahwa 70% siswa menjadi lebih bersemangat dalam belajar, sedangkan 30% memiliki pemahaman yang baik. Kegiatan dimulai
IAIDUKANDANGANIAIDUKANDANGAN Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,519 menunjukkan 51,9 % keputusan belanja dipengaruhi variabel tersebut, sedangkan 48,1 % dipengaruhi variabelKoefisien determinasi (R²) sebesar 0,519 menunjukkan 51,9 % keputusan belanja dipengaruhi variabel tersebut, sedangkan 48,1 % dipengaruhi variabel