ULBIULBI

MERPATIMERPATI

Kopi merupakan salah satu komoditas strategis Indonesia yang memberikan kontribusi besar terhadap ekspor dan devisa negara. Di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, potensi pengembangan kopi Arabika sangat menjanjikan, terutama di Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, yang menjadi salah satu sentra produksi. Namun, dalam proses pengolahan biji kopi, dihasilkan limbah berupa kulit kopi (cascara) yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal dan hanya dijadikan sebagai pakan ternak atau kompos. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa cascara mengandung berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan. Melihat potensi ini, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemanfaatan limbah kopi melalui pelatihan kepada para petani. Pelatihan ini diharapkan dapat membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah cascara menjadi produk bernilai ekonomi, seperti teh cascara yang ramah lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani lokal, mendorong inovasi produk turunan kopi, serta menambah nilai ekonomi dari limbah yang sebelumnya terabaikan. Dengan begitu, petani tidak hanya mengandalkan penjualan biji kopi, tetapi juga dapat memperoleh penghasilan tambahan dari hasil olahan limbah yang berkelanjutan dan bernilai jual tinggi.

Kopi di Kabupaten Bandung Barat, khususnya Desa Suntenjaya, memiliki potensi besar namun limbah kulit kopi belum dimanfaatkan secara optimal.Cascara memiliki manfaat kesehatan dan potensi ekonomi, sehingga dapat menjadi produk tambahan bagi petani.Program pengabdian masyarakat diharapkan memberdayakan petani untuk mengolah limbah kulit kopi menjadi produk bernilai ekonomi dan memperkuat kapasitas usaha tani.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi tingkat penerimaan konsumen urban Indonesia terhadap produk teh cascara serta potensi pasar yang dapat dicapai, sehingga dapat memberikan insight tentang strategi pemasaran yang efektif. Selanjutnya, diperlukan pengembangan dan pengujian teknologi pengolahan cascara yang berskala rendah dan biaya terjangkau, guna meningkatkan kualitas, daya tahan, dan nilai tambah produk sehingga dapat diadopsi oleh petani dengan sumber daya terbatas. Selain itu, evaluasi dampak lingkungan dan kelayakan ekonomi integrasi produksi cascara ke dalam koperasi tani kopi dibandingkan dengan praktik pengelolaan limbah tradisional juga penting untuk menilai kontribusi keberlanjutan dan keuntungan jangka panjang bagi komunitas petani.

Read online
File size442.62 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test