PPS UNISTIPPS UNISTI

Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis)Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis)

Penyuluh pertanian memiliki peran penting dalam pembangunan sektor pertanian karena berfungsi sebagai agen perubahan yang berinteraksi langsung dengan petani. Namun, keterbatasan jumlah penyuluh dan masih rendahnya efektivitas kinerja mereka menjadi kendala dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja penyuluh pertanian serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 33 penyuluh pertanian melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan skala Likert serta regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat berada dalam kategori tinggi dengan tingkat efektivitas sebesar 90% dan nilai rata-rata kinerja sebesar 23. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kinerja penyuluh meliputi umur, jumlah pelatihan, masa kerja, dan jumlah petani binaan. Dari keempat faktor tersebut, umur dan masa kerja terbukti paling berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas kinerja penyuluh. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peningkatan kapasitas penyuluh melalui pelatihan yang berkelanjutan serta pengelolaan jumlah petani binaan agar efektivitas kerja penyuluh tetap optimal.

Faktor-faktor signifikan yang memengaruhi kinerja tersebut adalah umur dan masa kerja penyuluh, di antara faktor lain seperti jumlah pelatihan dan petani binaan.Oleh karena itu, penting untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja yang sudah baik ini melalui upaya berkelanjutan dalam mencari informasi serta pengembangan kompetensi penyuluh.

Meskipun penelitian ini telah memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas kinerja penyuluh pertanian, ada beberapa area menarik yang dapat ditelusuri lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman dan mendukung pengembangan penyuluhan di masa depan. Pertama, mengingat temuan bahwa jumlah petani binaan tidak secara signifikan memengaruhi kinerja penyuluh di Kabupaten Ogan Komering Ilir, sebuah studi komprehensif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam alasan di balik fenomena ini. Penelitian lanjutan bisa menelaah apakah ada faktor lain seperti kualitas interaksi, dukungan kelembagaan, atau penggunaan teknologi yang mungkin lebih dominan dalam memengaruhi kinerja, terlepas dari banyaknya jumlah petani yang dibina. Hal ini penting untuk mengoptimalkan strategi alokasi penyuluh dan memastikan beban kerja yang efektif. Kedua, dengan rekomendasi untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kompetensi penyuluh, akan sangat bermanfaat jika dilakukan penelitian yang membandingkan dampak dan efektivitas berbagai jenis serta format pelatihan, seperti pelatihan teknis budidaya, keterampilan komunikasi, atau pemanfaatan teknologi digital, terhadap peningkatan performa penyuluh di lapangan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi modul pelatihan yang paling adaptif dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas. Ketiga, mengingat adanya pengaruh signifikan dari umur dan masa kerja terhadap kinerja, studi longitudinal dapat dirancang untuk melacak perkembangan kinerja penyuluh secara individual seiring berjalannya waktu. Pendekatan ini akan memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana pengalaman dan penuaan memengaruhi cara kerja penyuluh, memungkinkan perumusan program pengembangan karir yang lebih terarah dan relevan. Dengan demikian, kita bisa memastikan keberlanjutan dan optimalisasi peran penyuluh pertanian dalam mendukung kemajuan sektor pertanian secara holistik.

  1. OJS @ UNPATTI. ojs unpatti open journal systems universitas pattimura home list journals barekeng jurnal... doi.org/10.30598/agrilan.v9i3.1283OJS UNPATTI ojs unpatti open journal systems universitas pattimura home list journals barekeng jurnal doi 10 30598 agrilan v9i3 1283
  2. Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Klinis Dermatitis Kontak pada Kelompok Petani Kelapa di Mendahara... doi.org/10.30872/jkmm.v2i2.4694Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Klinis Dermatitis Kontak pada Kelompok Petani Kelapa di Mendahara doi 10 30872 jkmm v2i2 4694
  3. Peran Penyuluh Pertanian Lapangan Terhadap Tingkat Kepuasan Petani di Wilayah Kerja Balai Penyuluhan... ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/309Peran Penyuluh Pertanian Lapangan Terhadap Tingkat Kepuasan Petani di Wilayah Kerja Balai Penyuluhan ojs stiperkutim ac index php jpt article view 309
  4. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Instrument Penilaian Kinerja Dosen | Jurnal Sains dan Teknologi. uji... doi.org/10.55338/saintek.v4i2.730Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Instrument Penilaian Kinerja Dosen Jurnal Sains dan Teknologi uji doi 10 55338 saintek v4i2 730
Read online
File size454.73 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test