UnwahasUnwahas

Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik

Asma adalah peradangan nafas kronis yang membatasi aliran udara ekspirasi. Jinten hitam mengurangi infiltrasi sel radang saluran pernafasan setara dengan antihistamin golongan III, sedangkan kapulaga menekan pembentukan respon imun Th2 dan berpotensi sebagai terapi asma alergi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan profil minyak atsiri jinten hitam dan kapulaga menggunakan GC-MS, serta pengaruh kombinasi keduanya dalam mengurangi ketebalan otot polos bronkus, epitel bronkiolus, jumlah sel mast, dan eosinofil pada mencit asma. Penelitian ini menggunakan rancangan Post-test Only Control Group Design dengan 30 mencit Balb/C yang dibagi menjadi 6 kelompok: normal, kontrol asma, kontrol positif, dan 3 kelompok perlakuan dengan variasi dosis. Hewan uji diinduksi asma dengan OVA dan diberikan kombinasi minyak jinten hitam dan kapulaga secara oral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi minyak jinten hitam dan kapulaga terbukti menurunkan ketebalan otot polos bronkus, epitel bronkiolus, jumlah sel mast, dan eosinofil pada mencit asma. Dosis optimal kombinasi minyak jinten hitam dan kapulaga dengan perbandingan 75:25 menunjukkan potensi antiasma yang lebih baik dibandingkan dosis lainnya.

Berdasarkan hasil statistik, kombinasi minyak biji jinten hitam dan minyak biji kapulaga terbukti mampu menurunkan ketebalan epitel bronkus, otot polos bronkiolus, jumlah sel mast, dan jumlah eosinofil pada mencit asma.Semua variasi dosis yang diberikan pada model mencit asma menunjukkan nilai (p>0,05), yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan kontrol positif (fexofenandine).25 (K2) menunjukkan potensi sebagai antiasma yang lebih baik dibandingkan dengan dosis lainnya.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menguji efek kombinasi minyak jinten hitam dan kapulaga pada model asma yang berbeda, seperti asma alergi atau asma non-alergi, untuk melihat apakah efek antiasma tetap konsisten. 2. Menganalisis lebih lanjut mekanisme aksi dan interaksi antara senyawa aktif dalam minyak jinten hitam dan kapulaga, khususnya ρ-Cymene dan 1,8-Cineole, untuk memahami bagaimana keduanya bekerja bersama dalam mengurangi peradangan asma. 3. Melakukan studi klinis pada manusia untuk mengkonfirmasi efek antiasma dari kombinasi minyak jinten hitam dan kapulaga, serta mengeksplorasi potensi terapi alternatif untuk pengobatan asma.

  1. Global strategy for asthma management and prevention: GINA executive summary | European Respiratory Society.... publications.ersnet.org/lookup/doi/10.1183/09031936.00138707Global strategy for asthma management and prevention GINA executive summary European Respiratory Society publications ersnet lookup doi 10 1183 09031936 00138707
  2. Therapeutic Interventions of Cardamom in Cancer and Other Human Diseases. therapeutic cardamom cancer... journaljpri.com/index.php/JPRI/article/view/1639Therapeutic Interventions of Cardamom in Cancer and Other Human Diseases therapeutic cardamom cancer journaljpri index php JPRI article view 1639
  3. Imunopatogenesis Asma | Jurnal Respirasi. asma jurnal respirasi article home current archives journal... e-journal.unair.ac.id/JR/article/view/12535Imunopatogenesis Asma Jurnal Respirasi asma jurnal respirasi article home current archives journal e journal unair ac JR article view 12535
  4. Jintan Hitam sebagai Imunomodulator dan Anti Inflamasi pada Pasien Asma | Jurnal Penelitian Perawat Profesional.... jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/32Jintan Hitam sebagai Imunomodulator dan Anti Inflamasi pada Pasien Asma Jurnal Penelitian Perawat Profesional jurnal globalhealthsciencegroup index php JPPP article view 32
Read online
File size573.59 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test