AIRAAIRA

Journal Research of Economic and BussinessJournal Research of Economic and Bussiness

Sektor perbankan Syariah mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian dan berperan dalam menjaga likuiditas untuk mendukung kegiatan perekonomian suatu negara. Sehingga, perbankan syariah dapat menciptakan kondisi perekonomian dalam negeri yang lebih stabil dengan meningkatkan kinerja keuangannya. Kinerja keuangan bank yang baik sangat sangat diperlukan agar operasional bank dapat berfungsi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara bank dapat menciptakan kondisi perekonomian yang lebih stabil di negara tersebut dengan meningkatkan kinerja keuangannya. Kinerja keuangan bank yang baik sangat penting agar bank dapat berfungsi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh return on equity (ROE), capital adequacy ratio (CAR) dan non-performing loan financing (NPF) terhadap pertumbuhan pendapatan periode 2012-2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dan metode yang digunakan penelitian kuantitatif yaitu analisis regresi linear berganda data time series dengan bantuan program Software Eviews 9. Populasi dalam penelitian ini adalah PT Bank BCA Syariah perode 2012-2022, adapun sampel yang digunakan sebanyak 44 data triwulan. Hasil penelitian menunjukkan return on eqity (ROE) berpengaruh dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba dengan nilai Thitung > t tabel (-3,974466 > 1,68385) dan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05), capital adequacy ratio (CAR) tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Laba nilai Thitung -0,922161 < t tabel 1,68385 dan nilai signifikan sebesar 0,36 > 0,05. Non Performing Financing (NPF) berpengaruh dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba nilai thitung 3,450257 > t-tabel 1,68385 dan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05. Return on equity (ROE), capital adequacy ratio (CAR), non performing financing (NPF) berpengaruh secara dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba dengan nilai f hitung > f tabel (19,78459 > 2,84) dan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05 artinya besar kecilnya kenaikan atau penurunan dari ROE, CAR, dan NPF terhadap Pertumbuhan Laba.

Return on equity (ROE) berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba PT Bank BCA Syariah.CAR dan NPF masing‑masing berpengaruh terhadap pertumbuhan laba, dimana NPF berpengaruh positif.Secara simultan, ROE, CAR, dan NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variabel makroekonomi seperti inflasi, pertumbuhan Produk Domestik Bruto, dan nilai tukar terhadap pertumbuhan laba bank syariah, sehingga dapat menguji apakah faktor eksternal ekonomi memperkuat atau melemahkan pengaruh ROE, CAR, dan NPF. Selain itu, studi dapat menyelidiki dampak adopsi layanan perbankan digital dan fintech pada kinerja keuangan bank syariah, khususnya mengukur perubahan ROE, CAR, serta tingkat NPF seiring peningkatan transaksi digital, untuk mengetahui apakah transformasi digital dapat meningkatkan profitabilitas dan mengurangi pembiayaan bermasalah. Selanjutnya, dengan memperluas sampel menjadi beberapa bank syariah di berbagai wilayah Indonesia dan menggunakan pendekatan data panel, penelitian dapat membandingkan pola pengaruh ketiga rasio tersebut secara lintas bank, mengidentifikasi perbedaan struktural, serta menguji keabsahan model regresi yang lebih umum. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif bagi regulator dan manajer bank dalam merumuskan kebijakan yang menyeimbangkan stabilitas keuangan dan pertumbuhan laba.

  1. ANALISIS POTENSIAL FINANCIAL DISTRESS PADA BANK UMUM KONVENSIONAL INDONESIA PERIODE 2018-2021 | Ekonomi... doi.org/10.24123/jeb.v26i2.5295ANALISIS POTENSIAL FINANCIAL DISTRESS PADA BANK UMUM KONVENSIONAL INDONESIA PERIODE 2018 2021 Ekonomi doi 10 24123 jeb v26i2 5295
Read online
File size438.55 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test