AIRAAIRA

Journal Research of Economic and BussinessJournal Research of Economic and Bussiness

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT. Lion Metal Works Tbk. tahun 2016-2021 jika diukur melalui rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan melihat sebuah fenomena yang terjadi dalam lingkup laporan keuangan PT. Lion Metal Works Tbk. 2016-2021. Hasil penelitian memperlihatkan 2 rasio bernilai baik dan 2 rasio bernilai kurang baik. Rasio likuiditas pada current ratio dengan standar industrinya adalah 2,0 pada tahun 2016-2019 nilainya yaitu 3,56; 3,27; 3,51; 3,82. Tahun 2020 terjadi kenaikan yang signifikan yaitu 6,7 kemudian tahun 2021 nilainya 3,25. Rasio solvabilitas perusahaan menunjukkan keadaan baik, standar industri debt to asset ratio yaitu 35%, tahun 2016-2017 nilainya yaitu 31%, 34%, tahun 2018-2020 32%, terakhir 2021 sebesar 36%. Rasio profitabilitas menunjukkan perusahaan kurang baik indikatornya adalah net profit margin dengan standar industrinya 20% tahun 2016-2021 nilainya sebesar 11%, 3%, 3%, 0%, -3%,-1%. Begitu juga dengan rasio aktivitas menunjukkan keadaan kurang baik salah satu indikatornya yaitu fixed assets turn over ratio dengan standar industrinya yaitu 5 kali dilihat pada tahun 2016-2021 nilainya sebesar 2,77; 2,7; 2,36; 2,04; 1,63; 1,50.

Analisis laporan keuangan PT Lion Metal Works Tbk.ditinjau dari rasio likuiditas mulai tahun 2016 sampai tahun 2021 bisa ditinjau baik sebab nampak lewat perhitungan rasio lancar tiap tahunnya terletak di atas standar industri, serta melalui rasio cepat pula tiap tahunnya terletak di atas standar industri, melalui rasio likuiditas ini pula bisa ditinjau kalau industri sanggup penuhi kewajiban rentang pendeknya segera ataupun saat sebelum jatuh tempo.Setelah itu ditinjau lewat rasio solvabilitas mulai tahun 2016 sampai tahun 2021 dalam keadaan baik, perihal ini bisa ditinjau melalui perhitungan rasio solvabilitas yang terdiri dari rasio kewajiban terhadap aktiva serta rasio kewajiban terhadap ekuitas tetap terletak dibawah standar industri, perihal tersebut bermakna industri sanggup untuk melunasi kewajiban rentang panjang ataupun rentang pendek melalui keseluruhan aktiva, sebab keseluruhan aktiva industri melebihi dari kewajiban rentang panjangnya.Berikutnya ditinjau lewat rasio profitabilitas mulai tahun 2016 sampai tahun 2021 pada kondisi kurang baik, sebab dari perhitungan rasio profitabilitas yang terdiri dari Margin keuntungan neto, serta Hasil pengembalian pada aset tetap menurun, apalagi hingga minus (-) perihal tersebut terjadi sebab industri hadapi kerugian yang disebabkan besarnya biaya yang ditangggung industri.Terakhir ditinjau lewat rasio aktivitas mulai tahun 2016 sampai tahun 2021 pada keadaan kurang baik, karena rasio aktivitas yang terdiri dari perhitungan perputaran aktiva tetap, dan perputaran keseluruhan aktiva yang tetap terletak dibawah standar industri, perihal ini bermakna industri belum efektif pada pelaksanaan operasional industri, terutama pada perputaran aktiva tetep, dan keseluruhan aktiva.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan analisis dengan menggunakan rasio yang lebih lengkap dan menyeluruh, serta mengidentifikasi kebijakan yang harus diambil oleh perusahaan dan investor. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan, seperti strategi bisnis, manajemen risiko, dan faktor eksternal seperti kondisi pasar dan persaingan. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan saran yang lebih komprehensif dan bermanfaat bagi pihak-pihak terkait dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Read online
File size1.09 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test