IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

Etihad: Journal of Islamic Banking and FinanceEtihad: Journal of Islamic Banking and Finance

Penelitian ini menyelidiki hubungan jangka pendek dan jangka panjang antara pengembangan perbankan syariah dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Meskipun Indonesia mengoperasikan sistem perbankan dual, penelitian empiris tentang keuangan syariah masih terbatas. Memahami hubungan ini sangat penting untuk memanfaatkan keuangan syariah sebagai pendorong pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan data triwulanan dari tahun 2015 hingga 2024, dan menganalisis hubungan dinamis antara pembiayaan syariah, PDB, dan pembentukan modal tetap bruto (GFCF). Pendekatan pengujian batas ARDL, analisis kointegrasi, dan model koreksi kesalahan (ECM) digunakan untuk mengidentifikasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan hubungan jangka panjang yang kuat antara pengembangan keuangan syariah, akumulasi modal, dan pertumbuhan ekonomi, mendukung hipotesis supply-leading. Efek jangka pendek positif tetapi tidak signifikan secara statistik. Uji stabilitas model mengonfirmasi konsistensi struktural dari waktu ke waktu. Temuan ini menekankan potensi keuangan syariah untuk mempromosikan pembangunan ekonomi berkelanjutan dan memberikan panduan bagi para pembuat kebijakan yang ingin meningkatkan inklusi keuangan dan ketahanan.

Temuan ini menekankan potensi keuangan syariah untuk mempromosikan pembangunan ekonomi berkelanjutan dan memberikan panduan bagi para pembuat kebijakan yang ingin meningkatkan inklusi keuangan dan ketahanan.Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan perbankan syariah memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam jangka panjang.Oleh karena itu, kebijakan yang mendukung pertumbuhan sektor keuangan syariah perlu terus ditingkatkan untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak spesifik dari berbagai instrumen keuangan syariah, seperti mudharabah dan musyarakah, terhadap pertumbuhan sektor riil. Kedua, penting untuk menganalisis peran intermediasi perbankan syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator kinerja yang lebih komprehensif untuk mengukur efektivitas perbankan syariah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek ini, pemahaman kita tentang kontribusi perbankan syariah terhadap perekonomian Indonesia dapat ditingkatkan, dan kebijakan yang lebih tepat sasaran dapat dirumuskan untuk memaksimalkan manfaatnya.

Read online
File size447.91 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test