ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES

Acta Medica IndonesianaActa Medica Indonesiana

Individu dengan HIV/AIDS sering mengalami beban fisik dan mental yang signifikan. Perawatan paliatif telah muncul sebagai cara untuk meningkatkan kualitas hidup bagi orang yang hidup dengan HIV/AIDS (PLWHA). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek perawatan paliatif terhadap kualitas hidup dan aspek psikoneuroimmunoendokrin pada PLWHA, khususnya mereka yang menderita kecemasan, seperti yang ditunjukkan oleh tingkat hormon kortisol. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-eksperimental satu kelompok pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t berpasangan untuk menilai dampak intervensi pada kualitas hidup dan tingkat hormon kortisol. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kualitas hidup setelah perawatan paliatif (p = 0,000, p < 0,05). Tingkat kortisol pada PLWHA dengan kecemasan menurun setelah perawatan paliatif; namun, penurunan ini tidak signifikan secara statistik, menunjukkan bahwa perawatan paliatif tidak memiliki dampak yang dapat diukur pada tingkat kortisol pasca intervensi (p = 0,845, p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah perawatan paliatif meningkatkan secara signifikan kualitas hidup pada PLWHA. Namun, perawatan paliatif tidak menyebabkan penurunan yang signifikan secara statistik dalam tingkat hormon kortisol sebelum dan setelah intervensi. Faktor-faktor seperti kepatuhan pasien terhadap rencana perawatan paliatif dan pengaruh efavirenz pada tingkat kortisol pada PLWHA kemungkinan berkontribusi pada hasil ini.

Perawatan paliatif dapat meningkatkan secara signifikan kualitas hidup pada PLWHA.Namun, perawatan paliatif tidak menyebabkan penurunan yang signifikan secara statistik dalam tingkat hormon kortisol sebelum dan setelah intervensi.Faktor-faktor seperti kepatuhan pasien terhadap rencana perawatan paliatif dan pengaruh efavirenz pada tingkat kortisol pada PLWHA kemungkinan berkontribusi pada hasil ini.

Berdasarkan hasil penelitian, kami menyarankan agar penelitian lanjutan dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dampak perawatan paliatif pada tingkat kortisol pada PLWHA dengan kecemasan. Penelitian ini dapat berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap rencana perawatan paliatif dan pengaruh obat-obatan, seperti efavirenz, pada tingkat kortisol. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi intervensi psikoneuroimmunoendokrin yang lebih spesifik untuk mengurangi kecemasan pada PLWHA dan mengukur dampaknya pada kualitas hidup dan tingkat kortisol. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang cara-cara yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengelola kecemasan pada PLWHA melalui perawatan paliatif yang terintegrasi.

Read online
File size457.81 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test