UMITRAUMITRA
Jurnal Ilmu Keperawatan IndonesiaJurnal Ilmu Keperawatan IndonesiaHipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang sering disertai dengan masalah psikologis, salah satunya ansietas. Ansietas yang tidak terkontrol dapat memperburuk kondisi hipertensi melalui peningkatan aktivitas sistem saraf simpatis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tingkat ansietas adalah teknik relaksasi otot progresif. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui efektivitas aplikasi teknik relaksasi otot progresif terhadap tingkat ansietas pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi penerapan berbasis keperawatan dengan pemberian intervensi relaksasi otot progresif secara terstruktur kepada pasien hipertensi yang mengalami ansietas. Pengukuran tingkat ansietas dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrumen penilaian ansietas. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tanda dan gejala ansietas dari 75% menjadi 25% pada pasien hipertensi setelah dilakukan teknik relaksasi otot progresif. Kesimpulan dari studi kasus ini bahwa teknik relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan ansietas pada pasien hipertensi dan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pasien.
Hasil studi kasus menunjukkan bahwa teknik relaksasi otot progresif efektif menurunkan ansietas pada pasien hipertensi dan dapat menurunkan gejala ansietas secara signifikan serta membantu mengendalikan stres dan ketegangan fisik.Teknik ini aman, mudah diterapkan, dan dapat dijadikan bagian dari asuhan keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pasien.Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar untuk memperkuat bukti efektivitas teknik ini.
Penelitian selanjutnya dapat melakukan uji coba terkontrol secara acak dengan sampel yang lebih besar untuk membandingkan efektivitas teknik relaksasi otot progresif terhadap kelompok kontrol tanpa intervensi, sehingga dapat menegaskan manfaat klinisnya pada penurunan ansietas dan tekanan darah. Selain itu, studi komparatif antara teknik relaksasi otot progresif dengan intervensi nonfarmakologis lainnya, seperti latihan pernapasan atau mindfulness, dapat mengidentifikasi pendekatan paling efektif dalam mengurangi ansietas dan meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi. Terakhir, penelitian longitudinal yang memantau kepatuhan pasien terhadap teknik relaksasi otot progresif selama enam bulan atau lebih dapat mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap kontrol hipertensi, kesejahteraan psikologis, dan kemungkinan penurunan kejadian komplikasi kardiovaskular.
| File size | 248.39 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG PFPT efektif meningkatkan fungsi seksual wanita menopause dengan meningkatkan tonus otot panggul, aliran darah ke genitalia, serta mengurangi risiko inkontinensiaPFPT efektif meningkatkan fungsi seksual wanita menopause dengan meningkatkan tonus otot panggul, aliran darah ke genitalia, serta mengurangi risiko inkontinensia
BUMIGORABUMIGORA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mayoritas pasien gagal ginjal kronis di RSUD Kota Mataram adalah laki-laki berusia 41–59 tahunBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mayoritas pasien gagal ginjal kronis di RSUD Kota Mataram adalah laki-laki berusia 41–59 tahun
UNUDUNUD Hasil penelitian menyatakan ada pengaruh signifikan pada pemberian terapi akupresur terhadap penurunan tekanan darah (p = 0. 001). Hasil analisis perbandinganHasil penelitian menyatakan ada pengaruh signifikan pada pemberian terapi akupresur terhadap penurunan tekanan darah (p = 0. 001). Hasil analisis perbandingan
UMSUMS NMT memberikan alternatif yang efektif dan aman untuk meningkatkan kualitas hidup pasien diabetik. Neuromuscular Taping (NMT) efektif dalam meningkatkanNMT memberikan alternatif yang efektif dan aman untuk meningkatkan kualitas hidup pasien diabetik. Neuromuscular Taping (NMT) efektif dalam meningkatkan
STIKESNHSTIKESNH Teknik ini terbukti dapat menurunkan keluhan sesak napas, mengurangi frekuensi batuk, mengurangi gangguan akibat sputum, serta meningkatkan saturasi oksigenTeknik ini terbukti dapat menurunkan keluhan sesak napas, mengurangi frekuensi batuk, mengurangi gangguan akibat sputum, serta meningkatkan saturasi oksigen
UNIMMANUNIMMAN Hasil penelitian: Terdapat perbedaan kejadian shivering pada pasien sectio caesarea dengan metode spinal anastesi ERACS dengan Non ERACS (pvalue = 0,035).Hasil penelitian: Terdapat perbedaan kejadian shivering pada pasien sectio caesarea dengan metode spinal anastesi ERACS dengan Non ERACS (pvalue = 0,035).
IJRETINAIJRETINA Hasil: Sebanyak 138 mata dari 131 pasien (rata-rata usia: 66,7 tahun; 51% laki-laki) dianalisis. Median jumlah injeksi adalah tiga (rentang: 1–6). Rata-rataHasil: Sebanyak 138 mata dari 131 pasien (rata-rata usia: 66,7 tahun; 51% laki-laki) dianalisis. Median jumlah injeksi adalah tiga (rentang: 1–6). Rata-rata
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO This study aims to assess the effectiveness of ginger, honey, and lemon aromatherapy as a complementary therapy for alleviating morning sickness symptoms.This study aims to assess the effectiveness of ginger, honey, and lemon aromatherapy as a complementary therapy for alleviating morning sickness symptoms.
Useful /
UMITRAUMITRA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara pasca mastektomi. Metode penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara pasca mastektomi. Metode penelitian
STIKESNHSTIKESNH Instrumen penelitian berupa lembar observasi kunjungan ANC dan lembar checklist karakteristik responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square.Instrumen penelitian berupa lembar observasi kunjungan ANC dan lembar checklist karakteristik responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square.
STIKESNHSTIKESNH Disimpulkan bahwa wanita usia subur dengan riwayat keluarga DM memiliki risiko enam kali lebih besar mengidap DM dibandingkan yang tidak memiliki riwayat,Disimpulkan bahwa wanita usia subur dengan riwayat keluarga DM memiliki risiko enam kali lebih besar mengidap DM dibandingkan yang tidak memiliki riwayat,
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Amin Abdullah memerlukan upaya jaringan yang lebih sengaja dan rasional. Ini melibatkan integrasi pengetahuan Islam dan ilmu pengetahuan umum tanpa bersaingAmin Abdullah memerlukan upaya jaringan yang lebih sengaja dan rasional. Ini melibatkan integrasi pengetahuan Islam dan ilmu pengetahuan umum tanpa bersaing