UMIUMI

METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi AkuntansiMETHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi

Infeksi terkait pelayanan kesehatan merupakan infeksi yang terjadi saat pasien dirawat di rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lain. Infeksi ini dapat berdampak pada keselamatan pasien karena menyebabkan morbiditas hingga kematian. Pencegahan infeksi terkait pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan menggunakan surveilans infeksi terkait pelayanan kesehatan dan tindakan pencegahagn penyakit infeksi. Namun, tindakan surveilans berupa pencatatan, monitoring harian, dan pelaporan secara manual dapat menyita waktu perawat dan berpotensi tidak akurat. Oleh sebab itu, dilakukan perancangan sistem informasi surveilans infeksi terkait pelayanan kesehatan dengan metode waterfall dan dikembangkan dengan bahasa PHP dan menggunakan database MySQL. Sistem informasi yang telah dirancang ini terbukti memiliki tingkat usabilitas yang baik dengan skor System Usability Scale 73,41. Diharapkan dengan menggunakan sistem ini, pencatatan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan akurat sehingga dapat mengurangi beban kerja perawat dalam proses surveilans dan hasil analisis dari laporan dapat digunakan untuk mengurangi angka kejadian infeksi terkait pelayanan kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa sistem informasi surveilans infeksi terkait pelayanan kesehatan telah dibuat berdasarkan proses bisnis yang ada saat ini di RS D.Sistem informasi ini memudahkan perawat dalam proses surveilans infeksi terkait pelayanan kesehatan dan memudahkan petugas IPCN dan IPCLN menyusun laporan yang dibutuhkan.Hal ini ditunjukkan dengan rerata skor SUS 73,41 yang dapat diinterpretasikan sebagai memiliki usabilitas yang baik.Dengan usabilitas yang baik, diharapkan sistem ini dapat memberikan beban kerja perawat lebih rendah dalam melakukan proses surveilans infeksi.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap sistem informasi surveilans infeksi terkait pelayanan kesehatan ini. Evaluasi dapat mencakup aspek-aspek seperti efektivitas sistem dalam mengurangi beban kerja perawat, akurasi data yang dihasilkan, dan dampak sistem terhadap penurunan angka kejadian infeksi terkait pelayanan kesehatan. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan sistem dengan menambahkan fitur-fitur baru, seperti integrasi dengan sistem rekam medis elektronik atau implementasi teknologi canggih seperti pemantauan otomatis tanda-tanda infeksi. Dengan demikian, sistem informasi surveilans infeksi terkait pelayanan kesehatan dapat terus ditingkatkan dan disempurnakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.

  1. Use Case Diagrams in Support of Use Case Modeling: Deriving Understanding from the Picture | IGI Global... services.igi-global.com/resolvedoi/resolve.aspx?doi=10.4018/jdm.2009010101Use Case Diagrams in Support of Use Case Modeling Deriving Understanding from the Picture IGI Global services igi global resolvedoi resolve aspx doi 10 4018 jdm 2009010101
  2. Time spent by infection control professionals undertaking healthcare associated infection surveillance:... idhjournal.com.au/retrieve/pii/S2468045116000079Time spent by infection control professionals undertaking healthcare associated infection surveillance idhjournal au retrieve pii S2468045116000079
  3. Analisis System Usability Scale (SUS) dan Perancangan Sistem Self Service Pemesanan Menu di Restoran... ojs.unikom.ac.id/index.php/jurnal-unikom/article/view/10683Analisis System Usability Scale SUS dan Perancangan Sistem Self Service Pemesanan Menu di Restoran ojs unikom ac index php jurnal unikom article view 10683
  4. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SURVEILANS INFEKSI TERKAIT PELAYANAN KESEHATAN DENGAN METODE WATERFALL... doi.org/10.46880/jmika.Vol8No1.pp36-43PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SURVEILANS INFEKSI TERKAIT PELAYANAN KESEHATAN DENGAN METODE WATERFALL doi 10 46880 jmika Vol8No1 pp36 43
Read online
File size637.51 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test