POLITANI SAMARINDAPOLITANI SAMARINDA

TEPIANTEPIAN

Pembatasan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk menekan penyebaran COVID-19 yang telah berlangsung selama dua tahun telah mengganggu aktivitas masyarakat. Hal ini menyebabkan masyarakat melakukan aktivitas secara daring atau online melalui platform berbasis digital. Penggunaan teknologi komputer untuk penerapan sistem informasi dan bisnis sangat diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Sistem Development Life Cycle (SDLC) dengan model air terjun menggunakan analisis data dan desain sistem, yaitu Unified Modeling Language (UML). Sistem informasi perjalanan wisata ini bertujuan untuk membantu bagian pemasaran dalam melakukan promosi dan penyampaian informasi tentang perjalanan wisata kepada konsumen atau pengunjung seperti wisatawan. Bagi pengunjung, sistem ini berfungsi untuk memesan perjalanan wisata di destinasi dengan memilih destinasi, kemudian sistem akan membawa ke halaman detail perjalanan wisata dan daftar perjalanan. Kemudian pada bagian daftar perjalanan akan disediakan pemesanan perjalanan wisata, setelah data yang diperlukan diisi, sistem akan menampilkan halaman dashboard pengunjung untuk mengunggah bukti pembayaran.

Berdasarkan desain sistem informasi perjalanan wisata, pekerjaan yang dilakukan oleh penulis dengan mengumpulkan data, melakukan analisis, desain database dan mock-up (tampilan), implementasi (coding), dan pengujian sistem sesuai dengan rumusan masalah, dapat disimpulkan bahwa penulis dapat merancang sistem informasi perjalanan wisata menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan framework Laravel, dengan sistem informasi perjalanan wisata ini dapat membantu bagian pemasaran di Kantor Pariwisata dalam melakukan promosi dan penyampaian informasi tentang perjalanan wisata kepada konsumen atau pengunjung seperti wisatawan, dan pengunjung dapat memilih destinasi, kemudian sistem akan membawa ke halaman detail perjalanan wisata dan daftar perjalanan.Kemudian pada bagian daftar perjalanan akan disediakan pemesanan dan reservasi, setelah data yang diperlukan diisi, sistem akan menampilkan halaman dashboard pengunjung untuk mengunggah bukti pembayaran.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan sistem informasi perjalanan wisata ini dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti sistem pembayaran online, sistem ulasan dan rating, serta sistem rekomendasi perjalanan wisata berdasarkan preferensi pengguna. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang efektivitas sistem informasi perjalanan wisata ini dalam meningkatkan jumlah pengunjung dan pendapatan Kantor Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada aspek-aspek keamanan dan privasi data pengguna, serta bagaimana sistem ini dapat membantu mempromosikan destinasi wisata yang kurang dikenal di Kalimantan Timur.

  1. Tourism Information System for the East Kalimantan Provincial Tourism Office | TEPIAN. tourism information... doi.org/10.51967/tepian.v6i1.1451Tourism Information System for the East Kalimantan Provincial Tourism Office TEPIAN tourism information doi 10 51967 tepian v6i1 1451
Read online
File size543.99 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test