OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI

Open Global Scientific JournalOpen Global Scientific Journal

Latar Belakang: Karena singkong merupakan tanaman pokok yang akar dan daunnya menjadi makanan utama di Republik Demokratik Kongo secara umum dan khususnya di Kalehe, upaya peningkatan produktivitasnya menghadapi banyak kendala, terutama penyakit, khususnya bentuk endemik penyakit mosaik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menilai insiden dan tingkat keparahan penyakit African cassava mosaic (ACM) pada dua klaster di wilayah Kalehe untuk mengusulkan solusi potensial dalam membatasi penyebaran dan proliferasi penyakit tersebut. Metode: Survei dilakukan pada 200 ladang singkong, dengan analisis varians dan analisis korelasi menggunakan perangkat lunak Stata untuk menginterpretasikan data lapangan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat serangan virus African cassava mosaic pada singkong tinggi di wilayah Kalehe. ACM terdeteksi di kedua kelompok, dengan insiden tertinggi 56,39 % di Kalima dan 56,03 % di Mubugu. Menurut kecamatan, insiden tertinggi tercatat 57,3 % di Mafuo, 56,3 % di Makuta, dan 56,8 % di Kashewe, diikuti oleh Makwe, Mushunguti, Lukando, Kabare, Misima, Cigoma, dan Irangi, dengan rata‑rata keseluruhan 56,21 %. Semua varietas yang diidentifikasi di Kalehe, khususnya Namale, Nambiyo, Elona, dan Sawasawa, bersifat rentan terhadap ACM dengan insiden relatif masing‑masing 73,5 %, 72,26 %, 38,99 %, dan 39,06 % serta tingkat keparahan tinggi (skala 2–3). Terdapat hubungan negatif antara keparahan mosaik dan varietas, sehingga semakin rendah tingkat keparahan mosaik, semakin sedikit varietas yang terjangkit. Kesimpulan: Penyakit African cassava mosaic menunjukkan insiden dan keparahan tinggi di seluruh ladang singkong di wilayah Kalehe, menandakan penyebaran luas penyakit ini. Semua varietas singkong lokal yang diidentifikasi bersifat rentan, menekankan kebutuhan akan varietas tahan penyakit dan strategi manajemen penyakit yang lebih baik.

Penularan virus African cassava mosaic di wilayah Kalehe tergolong tinggi, menyebabkan kerusakan serius pada fungsi fisiologis tanaman terutama fotosintesis akibat kerusakan daun yang parah.Dampaknya memengaruhi produksi organik tanaman dan menimbulkan konsekuensi berat bagi petani setempat.Oleh karena itu, peneliti selanjutnya disarankan memperdalam kajian tentang mekanisme penyebaran, evolusi virus, serta mengukur kehilangan hasil produksi secara aktual.

Penelitian lanjutan sebaiknya menyelidiki hubungan kuantitatif antara insiden serta tingkat keparahan ACM dan penurunan hasil produksi singkong di wilayah Kalehe dengan mengukur total produksi per hektar pada lahan yang terinfeksi; selanjutnya, karakterisasi molekuler strain virus ACM yang beredar di Kalehe melalui teknik sek sequencing diperlukan untuk memahami keragaman genetik serta evolusinya, yang dapat memberikan dasar bagi pengembangan varietas tahan secara spesifik; serta, evaluasi strategi manajemen terpadu, termasuk penggunaan varietas tahan penyakit yang dikembangkan, pengendalian vektor putih (whitefly), dan praktik agronomi yang adaptif, melalui uji coba lapangan terkontrol untuk menilai efektivitasnya dalam menurunkan insiden dan keparahan penyakit serta meningkatkan hasil panen.

  1. Incidence et sévérité de la mosaïque africaine du manioc dans les champs et... doi.org/10.25518/2295-8010.1246Incidence et syvyrity de la mosayque africaine du manioc dans les champs et doi 10 25518 2295 8010 1246
  2. Cassava mosaic geminiviruses: actual knowledge and perspectives - PATIL - 2009 - Molecular Plant Pathology... bsppjournals.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1364-3703.2009.00559.xCassava mosaic geminiviruses actual knowledge and perspectives PATIL 2009 Molecular Plant Pathology bsppjournals onlinelibrary wiley doi 10 1111 j 1364 3703 2009 00559 x
  3. Plant Disease 1990 | African Cassava Mosaic Virus: Etiology, Epidemiology, and Control. plant disease... apsnet.org/publications/PlantDisease/BackIssues/Documents/1990Abstracts/PD_74_404.htmPlant Disease 1990 African Cassava Mosaic Virus Etiology Epidemiology and Control plant disease apsnet publications PlantDisease BackIssues Documents 1990Abstracts PD 74 404 htm
Read online
File size2.18 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test