ITSCIENCEITSCIENCE

Healthcaring: Jurnal Ilmiah KesehatanHealthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Kecemasan pada ibu hamil dapat berdampak serius pada ibu dan janin. Penanganan nonfarmakologi seperti aromaterapi fresh oil dinilai lebih aman untuk mengurangi kecemasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas aromaterapi fresh oil terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III menjelang persalinan di Puskesmas Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain true experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil primigravida trimester III di Puskesmas Sukaluyu kabupaten Cianjur pada bulan Mei – Juni 2025. Sampel berjumlah 86 orang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 43 kelompok eksperimen dan 43 orang kelompok kontrol. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji T test dan uji NGain dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan kelompok eksperimen memiliki nilai mean sebesar 14,84 sedangkan pada kelompok kontrol memiliki nilai mean sebesar 18,8, terdapat pengurangan kecemasan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan selisih nilai mean 3,97. Hasil uji efektivitas menunjukkan angka 70% pada kelompok eksperimen, sedangkan pada kelompok kontrol menunjukkan 43,86% yang berarti bahwa fresh oil lebih efektif menurunkan tingkat kecemasan dibandingkan dengan grapeseed oil pada ibu hamil trimester III.

Aromaterapi fresh oil dapat menjadi terapi tambahan dalam penanganan kecemasan ibu hamil yang dapat diintegrasikan dalam pelayanan kesehatan bersama standar penanganan seperti komunikasi dan konseling.Aromaterapi ini efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III yang mendekati persalinan.Selain itu, produk ini memiliki potensi sebagai terapi komplementer dalam pengembangan layanan penanganan kecemasan pada ibu hamil.

Pertama, perlu diteliti efektivitas aromaterapi fresh oil jika digunakan secara rutin selama seluruh masa kehamilan trimester III, bukan hanya sekali atau beberapa kali menjelang persalinan, untuk melihat dampak jangka panjangnya terhadap kualitas tidur, mood, dan kesiapan persalinan. Kedua, penting untuk mengevaluasi perbedaan respons terhadap aromaterapi fresh oil berdasarkan faktor sosiodemografi seperti usia, tingkat pendidikan, dan dukungan keluarga, agar dapat dikembangkan intervensi yang lebih personal dan tepat sasaran. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang kombinasi aromaterapi fresh oil dengan teknik relaksasi lain seperti musik terapi atau pernapasan dalam, untuk mengetahui apakah pendekatan multimodal lebih efektif dalam menurunkan kecemasan dibandingkan penggunaan aromaterapi secara mandiri. Penelitian-penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang mekanisme terapeutik aromaterapi dan mendukung integrasinya dalam skema asuhan kehamilan secara menyeluruh.

  1. Faktor Kecemasan Tenaga Kesehatan dalam Memberikan Perawatan pada Pasien Covid-19: A Literatur Review... doi.org/10.33084/jsm.v7i1.2383Faktor Kecemasan Tenaga Kesehatan dalam Memberikan Perawatan pada Pasien Covid 19 A Literatur Review doi 10 33084 jsm v7i1 2383
  2. Factors Affecting The Primigravida Anxiety During The 3rd Trimester of Pregnancy Regarding The Upcoming... doi.org/10.21927/jnki.2018.6(1).72-76Factors Affecting The Primigravida Anxiety During The 3rd Trimester of Pregnancy Regarding The Upcoming doi 10 21927 jnki 2018 6 1 72 76
  3. Perbandingan Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Aromaterapi Rosemary terhadap Stres pada Dewasa | Maharianingsih... jurnal.unpad.ac.id/ijcp/article/view/33776Perbandingan Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Aromaterapi Rosemary terhadap Stres pada Dewasa Maharianingsih jurnal unpad ac ijcp article view 33776
Read online
File size111.29 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test