ITSCIENCEITSCIENCE

Healthcaring: Jurnal Ilmiah KesehatanHealthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Tingkat kecemasan anak prasekolah yang dirawat inap dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya adalah perilaku caring perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 71 responden menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner PSNCQQ dan SCAS yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah analisis uji chi square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan 42,3% perilaku caring perawat baik dan 40,8% anak prasekolah yang dirawat inap mengalami kecemasan sedang. Hasil uji chi square menunjukkan terdapat hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan anak prasekolah yang dirawat inap (p value 0,000 < 𝛼 0,05). Perilaku caring perawat memengaruhi tingkat kecemasan anak sehingga perawat yang memiliki perilaku caring yang baik akan menurunkan kecemasan anak prasekolah yang dirawat inap. Perawat di masa depan diharapkan dapat mengoptimalkan perilaku caring melalui pemberian informasi tindakan perawatan yang jelas, sikap ramah, serta responsif terhadap kebutuhan anak dan orang tua.

Penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan anak prasekolah yang dirawat inap, dengan nilai p sebesar 0,000 yang menunjukkan hubungan yang signifikan.Sebagian besar anak mengalami kecemasan sedang, sementara perilaku caring perawat sebagian besar tergolong baik.Dengan demikian, perilaku caring perawat berperan penting dalam menurunkan tingkat kecemasan anak selama masa rawat inap.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh intervensi pelatihan komunikasi berbasis main terhadap kemampuan perawat dalam mengurangi kecemasan anak prasekolah, karena pendekatan bermain dapat menjadi media efektif dalam membangun kepercayaan. Kedua, perlu dikaji bagaimana peran orang tua sebagai pendamping dalam memperkuat efek dari perilaku caring perawat, mengingat sebagian besar anak didampingi ibu dan dukungan keluarga sangat memengaruhi respon emosional anak. Ketiga, penting untuk mengembangkan alat ukur lokal yang lebih spesifik dalam menilai perilaku caring perawat dari perspektif anak usia prasekolah, karena saat ini pengukuran masih banyak bergantung pada persepsi orang tua dan kuesioner standar yang mungkin kurang peka terhadap konteks budaya dan perkembangan anak di Indonesia.

  1. HUBUNGAN CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN KOMA DI RUANG INTENSIF | Jurnal Ilmiah... ojs.widyagamahusada.ac.id/index.php/JIK/article/view/212HUBUNGAN CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN KOMA DI RUANG INTENSIF Jurnal Ilmiah ojs widyagamahusada ac index php JIK article view 212
Read online
File size238.76 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test