UINMADURAUINMADURA

Jurnal Pendidikan Islam - TadrisJurnal Pendidikan Islam - Tadris

Seorang anak yang cerdas, pandai dan terampil merupakan dambaan setiap orang tua, karena itu tidak sedikit para orang tua yang melakukan berbagai upaya agar anak-anaknya dapat menjadi cerdas sesuai dengan harapan mereka. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap betapa besarnya syahwat orang tua untuk menjadikan anak-anaknya seperti yang diinginkan, tidak jarang mengalami beberapa kesalahan orientasi fundamental yang justru menghancurkan masa depan anak-anaknya sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa potensi anak yang hanya difokuskan pada aspek Intelegence Quatient saja akan melahirkan kepribadian anak yang justru malah terpecah Split Personality, Intelegence Quetient oleh karenanya ketiga aspek harus sama-sama bisa dikembangkan.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern tidak boleh mengikis nilai‑nilai etika.orang tua seharusnya tidak menekankan secara berlebihan pada pengembangan IQ anak sementara mengabaikan EQ dan khususnya SQ.Pendidikan yang seimbang harus memberikan perhatian yang setara pada ketiga kecerdasan tersebut.Dengan menumbuhkan kecerdasan spiritual, anak dapat terhindar dari pengaruh negatif arus materialistik dan sekuler yang semakin kuat.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas praktik‑praktik yang diusulkan dalam mengembangkan Kecerdasan Spiritual (SQ) anak melalui desain eksperimental dengan kelompok kontrol, sehingga dapat diketahui seberapa besar peningkatan SQ yang dicapai dibandingkan dengan pendekatan tradisional. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk menelusuri dampak jangka panjang penerapan pendidikan spiritual pada anak, termasuk pengaruhnya terhadap prestasi akademik, kesejahteraan emosional, dan perilaku sosial selama periode pertumbuhan dari usia dini hingga remaja. Selanjutnya, penelitian komparatif antar‑keluarga dengan tingkat literasi spiritual orang tua yang berbeda dapat menggali hubungan antara kemampuan orang tua dalam menyampaikan nilai‑nilai spiritual dan keberhasilan implementasi program SQ, serta mengidentifikasi faktor‑faktor kontekstual yang memoderasi efektivitasnya. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk menyempurnakan model pendidikan spiritual anak serta menawarkan panduan praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan.

  1. Jurnal Pendidikan Islam - Tadris. developing children sprituality education tadris jurnal pendidikan... doi.org/10.19105/tjpi.v17i1.5900Jurnal Pendidikan Islam Tadris developing children sprituality education tadris jurnal pendidikan doi 10 19105 tjpi v17i1 5900
Read online
File size846.07 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test