ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA

Jurnal Alfa: Penelitian, Pendidikan, dan BahasaJurnal Alfa: Penelitian, Pendidikan, dan Bahasa

Konsep pendidikan pembebasan memiliki kesamaan dengan gagasan Merdeka Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan pembebasan Paulo Freire dan relevansinya dalam Kurikulum Merdeka Belajar dari perspektif Filsafat Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip pendidikan pembebasan, seperti dialog, partisipasi aktif, dan kesadaran kritis, sejalan dengan kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan fleksibilitas, pemberdayaan siswa, dan relevansi dengan kebutuhan zaman. Perspektif Filsafat Pendidikan Islam memperkaya konsep pendidikan pembebasan dengan menambahkan nilai-nilai spiritual dan etika, seperti keadilan, tanggung jawab, dan rahmatan lil alamin. Integrasi antara pendidikan pembebasan dan nilai-nilai Islam dapat mendorong terciptanya sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat karakter peserta didik sebagai insan yang kritis dan berakhlak mulia. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan pendidikan di Indonesia.

Pendidikan pembebasan Paulo Freire memberikan perspektif kritis dan dialogis yang dapat diimplementasikan dalam Kurikulum Merdeka Belajar untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman.Keberhasilan implementasinya memerlukan adaptasi, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, guru, dan masyarakat.Integrasi nilai-nilai spiritual Islam seperti tazkiyah, ijtihad, dan rahmatan lil alamin memperkaya pendekatan ini dengan dimensi moral dan sosial, sehingga dapat menjadi landasan kebijakan pendidikan yang lebih demokratis dan berkeadilan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan guru yang menggabungkan metode dialogis Freire dengan nilai-nilai Islam dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa; selanjutnya, perlu dipelajari bagaimana platform pembelajaran digital yang mengadopsi pedagogi pembebasan dapat memperluas akses pendidikan secara merata antara daerah perkotaan dan pedesaan; serta, sebuah studi kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi siswa terhadap perkembangan kesadaran kritis ketika prinsip Freire diterapkan dalam Kurikulum Merdeka, dengan memperhatikan konteks budaya dan keagamaan mereka, untuk memberikan wawasan tentang adaptasi metodologi yang paling relevan dalam lingkungan belajar Indonesia.

  1. Kontruksi pemikiran Paulo Freire tentang kebijakan merdeka belajar dan relevansinya dengan pendidikan... journal.uny.ac.id/index.php/humanika/article/view/60475Kontruksi pemikiran Paulo Freire tentang kebijakan merdeka belajar dan relevansinya dengan pendidikan journal uny ac index php humanika article view 60475
  2. Merdeka Belajar dan Pendidikan Kritis Paulo Friere dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam | FALASIFA... doi.org/10.36835/falasifa.v12i02.553Merdeka Belajar dan Pendidikan Kritis Paulo Friere dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam FALASIFA doi 10 36835 falasifa v12i02 553
Read online
File size753.3 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test