ITBITB

3BIO: Journal of Biological Science, Technology and Management3BIO: Journal of Biological Science, Technology and Management

Sejalan dengan upaya keberlanjutan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling, Kabupaten Bandung Barat, penelitian ini dilakukan untuk memahami keseimbangan ekosistem akuatik melalui keanekaragaman dan struktur komunitas ikan di area tersebut. Pengumpulan data dilaksanakan pada Juli-September 2024 di 6 stasiun, mencakup data lingkungan dan keanekaragaman ikan melalui metode aktif (penangkapan langsung dan Survei Pertemuan Visual/VES) serta metode pasif (perangkap dan observasi terhadap ikan tangkapan nelayan atau warga lokal). Analisis data dilakukan dengan menghitung indeks keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan spesies. Berdasarkan data yang terkumpul, ditemukan 570 individu ikan dari 22 spesies dan 15 famili berbeda. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah ikan guppy (Poecilia reticulata), pepetek (Leiognathus equulus), dan red devil (Amphilophus labiatus). Kondisi lingkungan lokasi penelitian secara umum memiliki kualitas air yang baik untuk mendukung kehidupan ikan dan aktivitas perikanan lainnya (kelas 2 hingga 3) sesuai standar kualitas air. Berdasarkan hasil perhitungan indeks ekologi, lokasi penelitian memiliki keanekaragaman sedang dengan skor 2,548, kemerataan tinggi dengan skor 0,813, dan kekayaan spesies sedang dengan skor 3,464. Stasiun 6 (Cicangkang Hilir) menunjukkan indeks keseluruhan tertinggi dibandingkan stasiun lainnya.

Penelitian ini menemukan total 570 individu ikan dari 22 spesies dan 15 famili berbeda di area PLTA Saguling, dengan guppy (Poecilia reticulata), pepetek (Leiognathus equulus), dan red devil (Amphilophus labiatus) sebagai spesies dominan, di mana guppy juga memiliki distribusi paling merata.Secara umum, kualitas air di lokasi penelitian tergolong baik (kelas 2 hingga 3) untuk aktivitas perikanan, mendukung keanekaragaman sedang (2,548), kemerataan tinggi (0,813), dan kekayaan spesies sedang (3,464).Stasiun 6 (Cicangkang Hilir) menunjukkan indeks ekologi keseluruhan tertinggi, sementara Stasiun 2 memiliki indeks terendah karena hanya ditemukan satu spesies ikan.

Mengingat pentingnya ekosistem Waduk Saguling dan temuan mengenai spesies invasif serta variasi kualitas air, penelitian lanjutan sangat diperlukan untuk memperdalam pemahaman dan mendukung strategi konservasi yang lebih efektif. Salah satu arah studi yang krusial adalah menganalisis secara komprehensif dampak ekologis spesifik dari spesies invasif yang dominan, seperti ikan red devil dan mujair mozambik, terhadap populasi ikan asli. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana spesies invasif memengaruhi interaksi trofik, kompetisi sumber daya, modifikasi habitat, dan potensi hibridisasi, tidak hanya mengidentifikasi keberadaan mereka tetapi juga memahami peran fungsional dan ancaman aktualnya terhadap keseimbangan ekosistem. Selain itu, mengingat studi ini hanya menyajikan data sesaat, studi longitudinal yang memantau parameter kualitas air dan dinamika struktur komunitas ikan selama beberapa musim atau tahun akan sangat berharga. Pendekatan jangka panjang semacam ini akan mengungkap tren, variasi musiman, dan kesehatan ekosistem secara berkelanjutan, sekaligus memberikan dasar yang kuat untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan pengelolaan. Terakhir, dengan mempertimbangkan korelasi antara aktivitas manusia, kualitas air, dan dominasi spesies invasif yang diamati di beberapa stasiun, penelitian dapat mengkaji secara kuantitatif sejauh mana kegiatan antropogenik, seperti limbah dari keramba jaring apung dan erosi, memengaruhi degradasi kualitas air lokal, dan bagaimana kondisi lingkungan yang terdegradasi ini justru mendukung prevalensi dan keberhasilan spesies invasif. Pemahaman mendalam ini akan menjadi landasan untuk mengembangkan intervensi manajemen yang lebih tepat sasaran guna menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati air tawar di area PLTA Saguling.

  1. STATUS INTRODUKSI IKAN DAN STRATEGI PELAKSANAAN SECARA BERKELANJUTAN DI PERAIRAN UMUM DARATAN DI INDONESIA... doi.org/10.15578/jkpi.5.2.2013.113-120STATUS INTRODUKSI IKAN DAN STRATEGI PELAKSANAAN SECARA BERKELANJUTAN DI PERAIRAN UMUM DARATAN DI INDONESIA doi 10 15578 jkpi 5 2 2013 113 120
  2. Principles for ensuring healthy and productive freshwater ecosystems that support sustainable fisheries.... nrcresearchpress.com/doi/10.1139/er-2013-0038Principles for ensuring healthy and productive freshwater ecosystems that support sustainable fisheries nrcresearchpress doi 10 1139 er 2013 0038
Read online
File size728.97 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test