STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN

HUKAGI : Jurnal Hukum Keluarga IslamHUKAGI : Jurnal Hukum Keluarga Islam

Pernikahan dini merupakan isu sosial yang kompleks dan sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor budaya, ekonomi, dan sosial. Di Bangkalan, Madura, praktik ini masih terjadi meskipun telah ada upaya untuk mengurangi angka pernikahan dini melalui regulasi dan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis budaya pernikahan dini di Bangkalan, Madura menurut perspektif HAM, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan untuk menikah pada usia dini, serta dampaknya terhadap individu, terutama anak-anak dan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial dan ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap pernikahan dini di Bangkalan. Banyak orang tua merasa bahwa menikahkan anak perempuan mereka di usia muda dapat mengurangi beban finansial keluarga dan melindungi kehormatan keluarga. Selain itu, banyak orangtua yang beranggapan bahwa peran perempuan adalah untuk menikah dan mengurus keluarga, sehingga mengabaikan pentingnya pendidikan dan karier bagi perempuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan penelitian empiris. Penelitian ini melibatkan beberapa masyarakat yang terlibat dalam praktik pernikahan dini di Bangkalan. Penelitian ini dilakukan dengan memfokuskan pada pandangan masyarakat tentang pernikahan dini jika hal ini dilihat dari pandangan HAM untuk mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif. Melalui teori hak asasi manusia, penelitian ini berusaha memberikan pemahaman dan edukasi kepada orangtua terhadap hak-hak anak terutama hak kebebasan dalam memilih pasangan.

Pernikahan dini di Bangkalan, Madura, merupakan fenomena kompleks yang didorong oleh faktor ekonomi, budaya, dan tekanan sosial, meskipun berpotensi merampas hak-hak anak atas pendidikan, interaksi sosial, dan pengembangan diri, serta menimbulkan dampak negatif fisik, psikologis, dan sosial.Praktik ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang mengabaikan kesiapan emosional dan fisik anak, khususnya perempuan, yang mengakibatkan terbatasnya akses pendidikan dan peluang ekonomi, serta meningkatkan risiko kesehatan dan konflik rumah tangga, sehingga memperpetuas siklus kemiskinan.Penanganan pernikahan dini memerlukan sinergi kuat dari keluarga, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah melalui edukasi, sosialisasi, bimbingan pra-nikah, dan program pengembangan remaja, dengan tujuan utama melindungi hak anak atas pendidikan, kesehatan, dan perkembangan optimal serta mengurangi dampak buruk jangka panjang.

Penelitian selanjutnya dapat memperkaya pemahaman mengenai pernikahan dini di Bangkalan dengan fokus pada beberapa area krusial. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi kuantitatif berskala lebih besar yang secara spesifik mengukur dampak jangka panjang pernikahan dini terhadap kesejahteraan ekonomi, kesehatan mental, dan pencapaian pendidikan individu yang terlibat, guna memberikan data empiris yang lebih kuat untuk intervensi. Selain itu, evaluasi mendalam terhadap efektivitas program pencegahan yang telah dijalankan oleh keluarga, tokoh masyarakat, dan pemerintah—seperti Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) atau bimbingan pranikah—akan sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan area yang memerlukan perbaikan. Kedua, penelitian etnografi yang lebih terfokus dapat dilakukan di sub-distrik tertentu di Bangkalan untuk menggali lebih dalam nuansa budaya dan tekanan sosial lokal, seperti cemoohan masyarakat atau praktik perjodohan, yang mendorong pernikahan dini. Pemahaman mendalam ini dapat membantu merancang intervensi yang lebih kontekstual dan sensitif budaya. Terakhir, perlu juga dikaji secara komparatif implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan di tingkat desa, khususnya terkait tantangan dalam penolakan dispensasi nikah, dan bagaimana perspektif hukum Islam lokal dapat diintegrasikan dalam upaya pencegahan pernikahan dini tanpa mengorbankan hak-hak anak, untuk mengembangkan pendekatan yang holistik.

  1. OSF. osf Doi.Org/10.31219/Osf.Io/Vh4kpOSF osf Doi Org 10 31219 Osf Io Vh4kp
Read online
File size469.83 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test