ZAMRONEDUZAMRONEDU

Ad-Daqqoq: Journal of Religion and Social MovementAd-Daqqoq: Journal of Religion and Social Movement

Artikel ini membahas pemikiran Sayid Syekh al-Hadi (1867-1934), seorang aktivis dan tokoh pembaharu Islam, serta penganjur paham modernisasi yang terinspirasi dari pengaruh Pan-Islamisme Jamal al-Din al-Afghani. Artikel ini meneliti aspek-aspek pembaharuan yang dikembangkannya terkait dengan tradisi dan pengaruh ortodoksi terhadap paham dogmatis, praktik ritual, kesadaran modern, penggunaan akal dan ijtihad, keterbelakangan sosial-politik umat, serta pembebasan perempuan. Kajian ini bersifat kualitatif berdasarkan penelitian pustaka dan dokumentasi. Temuan kajian menunjukkan bahwa Sayid Syekh al-Hadi meninggalkan paham dan aspirasi modern yang berpengaruh dalam konteks pemurnian Islam dan pemikiran pembaharuan yang terkait dengan doktrin kalam dan ideologi hukum, prinsip maqasid, filsafat moral, serta kemajuan sosial-politik, etika, dan budaya yang meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai agama yang liberal, progresif, dan dinamis.

Dari perbincangan tentang gagasan pembaharuan Sayid Sheikh al-Hadi, penulis berhasil menyingkap aspirasi dan tujuan perjuangan yang memobilisasi Kaum Muda di Malaya.Pemikiran strategis al-Hadi berhasil melampaui taklid, memajukan pemikiran al-Manar, dan menegakkan semangat islah.Oleh karena itu, idealisme al-Hadi harus dilanjutkan untuk memperkuat gerakan intelektual, memperbaharui nilai peradaban berlandaskan prinsip Islam, dan menyelaraskan nilai‑nilai global yang humanistik serta progresif.

Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan tentang bagaimana gagasan reformis Sayid Sheikh al-Hadi dibandingkan dengan gerakan reformasi Islam kontemporer di Asia Tenggara, khususnya dalam konteks dinamika sosial‑politikal modern. Selain itu, penting untuk meneliti dampak publikasi al-Hadi terhadap emansipasi perempuan Melayu dengan menggabungkan analisis arsip periodik dan wawancara lisan dari keturunan atau komunitas yang terpengaruh, guna mengukur kontribusi literaturnya terhadap perubahan peran gender. Selanjutnya, studi komparatif mengenai peran madrasah yang didirikan al-Hadi dalam pembentukan kurikulum Islam modern dapat memberikan model pendidikan yang relevan bagi reformasi kurikulum Islam saat ini, dengan menilai konten, metodologi pengajaran, dan hasil sosial‑ekonomi lulusan madrasah tersebut.

Read online
File size850.81 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test