POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI

Jurnal INOVATORJurnal INOVATOR

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kedalaman knurling pada clutch housing terhadap unjuk kerja sepeda motor dengan sistem transmisi CVT (Continuously Variable Transmission). Permasalahan utama yang diangkat adalah penurunan performa kendaraan akibat usia pakai yang panjang, khususnya dalam hal torsi, daya, dan konsumsi bahan bakar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kedalaman knurling clutch housing yang divariasikan menjadi 0 mm (kondisi standar), 0,2 mm, 0,4 mm, dan 0,6 mm. Variabel terikatnya meliputi torsi, daya, dan konsumsi bahan bakar. Penelitian dilakukan pada sepeda motor dengan sistem transmisi CVT menggunakan metode eksperimen dimana pengujian torsi dan daya menggunakan dynotest, serta konsumsi bahan bakar menggunakan metode pengukuran volume dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kedalaman knurling berpengaruh signifikan terhadap peningkatan torsi dan daya mesin, serta konsumsi bahan bakar yang lebih hemat. Variasi kedalaman knurling 0,6 mm memberikan hasil yang paling optimal dalam meningkatkan perfomansi kendaraan dibandingkan variasi lainnya. Temuan ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi praktis dalam meningkatkan kembali performa sepeda motor dengan sistem transmisi CVT yang telah mengalami penurunan perfomansi seiring dengan bertambahnya usia pakai.

Modifikasi clutch housing dengan proses knurling, khususnya kedalaman 0,6 mm, secara signifikan meningkatkan torsi (≈3,01 %) dan daya (≈3,35 %) mesin pada kondisi CVT dibandingkan standar.Pengaruh terhadap konsumsi bahan bakar juga positif meskipun kecil, dengan penurunan tertinggi sekitar 0,26 % pada putaran rendah.Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi variasi pola knurling serta menguji performa pada beban nyata untuk memperoleh data yang lebih representatif.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana variasi pola knurling (misalnya pola heliks versus pola segi empat) mempengaruhi torsi, daya, serta tingkat keausan pada clutch housing, sehingga dapat menentukan pola yang paling efisien. Selain itu, penting untuk melakukan uji kinerja kendaraan yang telah dimodifikasi dengan knurling pada kondisi beban nyata, seperti variasi beban penumpang, jarak tempuh, dan kecepatan, untuk menilai dampak nyata terhadap konsumsi bahan bakar dan kenyamanan berkendara. Terakhir, studi jangka panjang mengenai keausan material dan ketahanan struktural clutch housing dengan kedalaman knurling yang berbeda dapat memberikan wawasan tentang umur pakai komponen dan potensi kegagalan mekanis, sehingga membantu merancang solusi yang lebih tahan lama dan aman bagi kendaraan CVT.

Read online
File size403.75 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test