POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI

Jurnal INOVATORJurnal INOVATOR

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi berat roller (10 g, 13 g, dan 15 g) serta kecepatan kendaraan (20, 40, dan 60 km/jam) terhadap putaran pulley primer dan sekunder pada sistem transmisi otomatis (CVT) sepeda motor Honda Scoopy Stylish 2019 dalam kondisi tanpa beban. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3×3, menghasilkan 27 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat roller dan kecepatan kendaraan berpengaruh signifikan terhadap putaran pulley. Roller 10 g menghasilkan putaran primer tertinggi, mencerminkan akselerasi optimal pada semua kecepatan, namun pada kecepatan tinggi, roller 15 g menunjukkan efisiensi rotasi lebih tinggi pada pulley sekunder. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan berat roller harus disesuaikan dengan kebutuhan berkendara, di mana roller ringan cocok untuk akselerasi cepat dan roller berat lebih sesuai untuk efisiensi dan stabilitas pada kecepatan tinggi.

Berdasarkan hasil pengujian dan analisis terhadap pengaruh variasi berat roller (10 Gram, 13 Gram, dan 15 g) serta kecepatan kendaraan (20 km/jam, 40 km/jam, dan 60 km/jam) terhadap putaran pulley primer dan sekunder pada sepeda motor Honda Scoopy Stylish 2019 dalam kondisi tanpa beban, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Berat roller berpengaruh signifikan terhadap putaran pulley primer dan sekunder.Roller ringan (10 Gram) cocok digunakan untuk kondisi jalan yang memerlukan akselerasi cepat seperti lalu lintas padat atau jalan menanjak, karena mampu meningkatkan putaran mesin secara cepat.Roller standar (13 Gram) memberikan performa yang seimbang antara akselerasi dan efisiensi, namun tidak menjadi yang paling optimal dalam salah satu aspek tertentu.Roller berat (15 Gram) lebih cocok untuk perjalanan jauh atau berkendara pada kecepatan konstan tinggi, karena memberikan putaran yang lebih efisien dan stabil pada pulley sekunder.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi performa CVT, seperti sudut pulley dan konstanta pegas. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada berbagai merek dan tipe sepeda motor untuk membandingkan performa CVT dan pengaruh berat roller. Terakhir, studi tentang pengaruh berat roller pada efisiensi bahan bakar dan emisi gas buang juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik.

  1. Pengaruh Penggunaan Massa Roller Roda Dua Terhadap Sepeda Motor Matic Dengan Kapasitas 110 CC | Jurnal... jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/272Pengaruh Penggunaan Massa Roller Roda Dua Terhadap Sepeda Motor Matic Dengan Kapasitas 110 CC Jurnal jpti journals index php jpti article view 272
Read online
File size1 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test