POLNAMPOLNAM

JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIK

Pelabuhan Tulehu, terletak di Pulau Ambon, merupakan jalur transportasi maritim utama bagi masuk dan keluar Pulau Ambon dan pulau-pulau sekitarnya. Pelabuhan ini memainkan peran penting dalam transportasi penumpang dan barang. Aktivitas yang tinggi dan perjalanan yang panjang membuat banyak penumpang memilih transportasi pribadi daripada transportasi umum, yang kurang baik dalam hal kualitas dan kuantitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor, persentase kriteria, dan menentukan probabilitas pemilihan moda transportasi umum dan pribadi di Pelabuhan Tulehu. Pemilihan moda transportasi berperan penting dalam perencanaan transportasi di Pelabuhan Tulehu untuk memahami preferensi masyarakat terhadap moda transportasi yang dipilih. Untuk itu, digunakan metode model logit biner berdasarkan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor waktu, biaya, kenyamanan, dan keamanan memiliki dampak signifikan, dengan nilai signifikansi <0,05. Variabel pemilihan moda untuk transportasi perkotaan dan transportasi pribadi menunjukkan bahwa variabel waktu menuju Pelabuhan Tulehu adalah 0,322, sedangkan untuk moda dari Pelabuhan Tulehu, variabel kenyamanan adalah 0,280. Alasan responden menggunakan transportasi perkotaan menuju dan dari Pelabuhan Tulehu adalah biaya sebesar 56% dan 61%, sedangkan untuk transportasi pribadi menuju dan dari Pelabuhan Tulehu, alasannya adalah kenyamanan sebesar 44% dan kecepatan sebesar 58%. Dalam hal probabilitas pemilihan moda di Pelabuhan Tulehu berdasarkan pergerakan, untuk rute menuju Pelabuhan Tulehu (Ambon – Tulehu), peluang memilih transportasi perkotaan adalah 42%, dan untuk transportasi pribadi, adalah 58%. Untuk pergerakan dari Pelabuhan Tulehu (Tulehu – Ambon), peluang memilih transportasi perkotaan adalah 39%, dan untuk transportasi pribadi, adalah 61%.

Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa faktor waktu, biaya, kenyamanan, dan keamanan secara signifikan mempengaruhi pemilihan moda transportasi di Pelabuhan Tulehu.Penting untuk dicatat bahwa waktu menjadi faktor dominan dalam pemilihan moda transportasi menuju Pelabuhan Tulehu, sementara kenyamanan menjadi faktor yang paling dominan untuk moda transportasi dari Pelabuhan Tulehu.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peluang pemilihan transportasi perkotaan adalah 42% untuk rute menuju Pelabuhan Tulehu dan 39% untuk rute dari Pelabuhan Tulehu, sementara transportasi pribadi memiliki peluang 58% dan 61% masing-masing.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai bagaimana interaksi antara biaya dan kenyamanan dengan faktor lain seperti aksesibilitas dan kualitas layanan. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif preferensi pengguna dan bagaimana mereka memprioritaskan faktor-faktor tersebut dalam konteks yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model transportasi yang lebih kompleks, yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti dampak lingkungan dan keberlanjutan. Dengan demikian, dapat diperoleh solusi transportasi yang lebih optimal dan ramah lingkungan. Ketiga, perlu dilakukan analisis lebih mendalam mengenai perilaku pengguna transportasi umum, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan dan loyalitas mereka. Informasi ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi umum dan menarik lebih banyak pengguna.

  1. Analisis Probabilitas Pemilihan Moda Pesawat Terbang dan Kapal Laut pada Rute Fakfak – Sorong dengan... doi.org/10.12962/j2579-891x.v17i1.4694Analisis Probabilitas Pemilihan Moda Pesawat Terbang dan Kapal Laut pada Rute Fakfak Ae Sorong dengan doi 10 12962 j2579 891x v17i1 4694
Read online
File size815.78 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test