UNSRATUNSRAT
CHEMPROGCHEMPROGSelulosa nitrat disintesis menggunakan selulosa hasil ekstraksi sebagai bahan baku melalui proses nitrasi menggunakan variasi perbandingan asam penitrasi. Selulosa nitrat yang dihasilkan berbentuk bubuk berwarna putih kekuningan dan dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR). Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan adanya puncak utama pada bilangan gelombang 1286 cm⁻¹ yang mengindikasikan keberadaan gugus nitrat (–NO), didukung oleh munculnya puncak serapan pada daerah 854,47 cm⁻¹ dan 752,24 cm⁻¹. Selulosa nitrat hasil sintesis selanjutnya digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan bioplastik dan dikombinasikan dengan komponen pendukung untuk memperoleh karakteristik material yang optimal. Produk bioplastik yang dihasilkan dikarakterisasi serta diuji sifat mekaniknya untuk menentukan formulasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan asam penitrasi optimum dalam sintesis selulosa nitrat diperoleh pada rasio 7:3 (v/v) dengan kadar selulosa nitrat sebesar 67,5% dan kadar nitrat 4,17%. Bioplastik terbaik juga diperoleh pada perbandingan asam penitrasi 5:5 (v/v) dengan nilai kekuatan tarik sebesar 8,1268 MPa dan elongasi 8,8%. Selain itu, bioplastik yang dihasilkan mampu terdegradasi dalam waktu 21 hari dengan persentase kehilangan massa sebesar 21,02%, laju degradasi 0,0019 g/hari, serta estimasi waktu degradasi lengkap selama 100 hari.
Selulosa nitrat berhasil disintesis dari sekam padi dengan rasio asam nitrasi 7.3 (v/v) menghasilkan kadar selulosa nitrat 67,5% dan kadar nitrat 4,17%, serta teridentifikasi gugus nitrat melalui FTIR pada 1286 cm⁻¹.Bioplastik yang menggabungkan selulosa nitrat, kitosan, dan sorbitol menunjukkan kekuatan tarik optimum 8,1268 MPa dan elongasi 8,8 % pada perbandingan asam penitrasi 5.5 (v/v), serta mengalami biodegradasi 21 hari dengan kehilangan massa 21,02 % dan laju degradasi 0,0019 g/hari.Dibandingkan dengan bioplastik berbasis selulosa sitrat, bioplastik berbasis selulosa nitrat memiliki elongasi dan laju biodegradasi yang lebih tinggi, menegaskan bahwa agen modifikasi selulosa mempengaruhi sifat fisik dan mekanik material.
Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana pengaruh penggunaan penguat nanokitosan atau serat selulosa nano sebagai filler terhadap kekuatan tarik dan ketahanan termal bioplastik selulosa nitrat? Kedua, apakah proses nitrasi dapat dioptimalkan dengan menggunakan pelarut berbasis air atau konsentrasi asam yang lebih rendah sehingga mengurangi dampak lingkungan namun tetap mempertahankan kadar nitrat yang optimal? Ketiga, bagaimana performa bioplastik selulosa nitrat yang diproduksi pada skala pilot dalam aplikasi kemasan makanan, khususnya terkait sifat penghalang kelembaban, permeabilitas gas, dan umur simpan produk? Jawaban atas pertanyaan‑pertanyaan tersebut akan memberikan wawasan tentang peningkatan sifat mekanik, keberlanjutan proses produksi, serta kesiapan material untuk dipasarkan secara luas. Selain itu, studi komparatif antara bioplastik berbasis selulosa nitrat dan selulosa asetat pada kondisi penggunaan riil dapat mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing‑masing, sehingga mendukung keputusan desain produk yang lebih tepat. Dengan mengintegrasikan pendekatan material, proses, dan aplikasi, penelitian selanjutnya dapat mempercepat adopsi bioplastik ramah lingkungan dalam industri kemasan.
| File size | 434.09 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI XYZ dengan menggunakan metode Statistical Process Control (SPC). Metode SPC diterapkan untuk mengevaluasi kestabilan proses produksi, mengidentifikasiXYZ dengan menggunakan metode Statistical Process Control (SPC). Metode SPC diterapkan untuk mengevaluasi kestabilan proses produksi, mengidentifikasi
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk terus meningkatkan produktivitas produksi agar tetap kompetitif. PermasalahanDalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk terus meningkatkan produktivitas produksi agar tetap kompetitif. Permasalahan
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Metode untuk menyeimbangkan beberapa elemen kerja dari satu lintasan perakitan ke stasiun kerja menggunakan metode Line Balancing. Hasil perancangan didapatkanMetode untuk menyeimbangkan beberapa elemen kerja dari satu lintasan perakitan ke stasiun kerja menggunakan metode Line Balancing. Hasil perancangan didapatkan
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Penelitian ini dilakukan untuk menilai efektivitas implementasi total productive maintenance (TPM) dalam upaya meningkatkan produktivitas mesin press injectionPenelitian ini dilakukan untuk menilai efektivitas implementasi total productive maintenance (TPM) dalam upaya meningkatkan produktivitas mesin press injection
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan statistical quality control (SQC) dengan Seven Tools yang terintegrasi dengan analisis 5 Why dan 5W 1H mampuHasil penelitian membuktikan bahwa penerapan statistical quality control (SQC) dengan Seven Tools yang terintegrasi dengan analisis 5 Why dan 5W 1H mampu
YARSIYARSI Hasil CT scan yang dilakukan pada 25 pasien terapi MSCs, 16 pasien menunjukkan paru-parunya beregenerasi sehingga aman efikasi dan tidak menimbulkan efekHasil CT scan yang dilakukan pada 25 pasien terapi MSCs, 16 pasien menunjukkan paru-parunya beregenerasi sehingga aman efikasi dan tidak menimbulkan efek
UNSRATUNSRAT Kemampuan adsopsi setelah 3 kali pemakaian ulang yaitu sebesar 51%, 46,5%, dan 34,5% dengan nilai y = -1,65x 12,1 dengan R² = 0,9356. Kandungan mineralKemampuan adsopsi setelah 3 kali pemakaian ulang yaitu sebesar 51%, 46,5%, dan 34,5% dengan nilai y = -1,65x 12,1 dengan R² = 0,9356. Kandungan mineral
UNSRATUNSRAT Pada konsentrasi 30%, zona hambat tertinggi tercatat 16,80 mm (FEA) dan 14,73 mm (EE) terhadap Staphylococcus aureus, serta 15,25 mm (FEA) dan 13,47 mmPada konsentrasi 30%, zona hambat tertinggi tercatat 16,80 mm (FEA) dan 14,73 mm (EE) terhadap Staphylococcus aureus, serta 15,25 mm (FEA) dan 13,47 mm
Useful /
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian pelaku UMKM di Amuntai telah mulai menerapkan elemen green marketing, seperti penggunaan bahan ramah lingkunganHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian pelaku UMKM di Amuntai telah mulai menerapkan elemen green marketing, seperti penggunaan bahan ramah lingkungan
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan PDCA sebagai kerangka metodologis berimplikasi pada pengembangan sistem dokumentasi operasional yang terstandarTemuan ini mengindikasikan bahwa penerapan PDCA sebagai kerangka metodologis berimplikasi pada pengembangan sistem dokumentasi operasional yang terstandar
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Kendati demikian, peningkatan penggunaan deep learning mulai muncul di studi terkini, namun belum cukup luas. Kesimpulan ini menegaskan bahwa pemilihanKendati demikian, peningkatan penggunaan deep learning mulai muncul di studi terkini, namun belum cukup luas. Kesimpulan ini menegaskan bahwa pemilihan
UNSRATUNSRAT Analisis FTIR mengonfirmasi terbentuknya ikatan hidrogen baru antara senyawa fenolik dan rantai amilosa/amilopektin. Integrasi senyawa fenolik secara nyataAnalisis FTIR mengonfirmasi terbentuknya ikatan hidrogen baru antara senyawa fenolik dan rantai amilosa/amilopektin. Integrasi senyawa fenolik secara nyata