LITERACYINSTITUTELITERACYINSTITUTE

Indonesian Journal of Community ServicesIndonesian Journal of Community Services

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kegunaan Sistem Manajemen Informasi Lahan (LIMS) dalam menyelesaikan sengketa tanah di kawasan resettlement A1 Distrik Marondera. Penelitian ini dipicu oleh terus terjadinya sengketa tanah di lahan A1 Marondera. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat campuran dengan filosofi pragmatis, menggunakan desain survei lintas‑seksi. Pengambilan sampel kuantitatif dilakukan secara stratifikasi acak, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui purposive sampling. Instrumen utama meliputi kuesioner terstruktur dan pedoman wawancara. Sampel berjumlah 373 responden berasal dari Departemen Tanah Marondera, Komisi Tanah Zimbabwe, petugas penyuluhan, serta petani A1 di wilayah Wenimbi, Mushandira, dan Ruware. Analisis data kuantitatif menggunakan SPSS 23 menghasilkan tabel, statistik deskriptif, dan inferensial, sedangkan data kualitatif disajikan secara tematik dengan analisis cloud kata. Hasil menunjukkan bahwa LIMS yang ditingkatkan dapat mempermudah registrasi tanah, perencanaan penggunaan lahan, penyelesaian sengketa, serta analisis dan pelaporan data. Penelitian merekomendasikan pemerintah memperkuat komunikasi terbuka dan kolaborasi antara komunitas, petani, dan otoritas, serta melakukan audit menyeluruh untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah kepemilikan, batas, dan penggunaan lahan guna mencegah sengketa di masa depan.

Penelitian mengidentifikasi korupsi, masalah batas, warisan, konflik keluarga, dan alokasi ganda sebagai penyebab utama sengketa tanah di lahan A1 Marondera serta menegaskan kegunaan LIMS dalam memudahkan akses informasi tanah, meningkatkan transparansi, mengurangi korupsi alokasi, dan memperbaiki kualitas, keamanan, serta privasi data lahan.Pemerintah disarankan melakukan audit menyeluruh, memperkuat kerangka hukum, serta melibatkan semua pemangku kepentingan dalam proses redistribusi tanah agar penyelesaian sengketa dapat berjalan adil dan berkelanjutan.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa alternatif seperti mediasi serta menguji replikabilitas model LIMS di distrik lain di Zimbabwe.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas mekanisme mediasi dibandingkan dengan penggunaan LIMS dalam menyelesaikan sengketa tanah di lahan A1 Marondera, dengan merumuskan pertanyaan riset mengenai perbandingan hasil penyelesaian, waktu penyelesaian, dan kepuasan para pihak; selanjutnya, perlu dieksplorasi kemampuan adaptasi model LIMS yang telah dikembangkan untuk diterapkan di distrik lain di Zimbabwe yang memiliki karakteristik sosial‑ekonomi berbeda, sehingga dapat menilai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi serta kebutuhan penyesuaian lokal; terakhir, penelitian dapat meneliti dampak partisipasi aktif komunitas lokal dalam proses pengumpulan dan pemeliharaan data LIMS terhadap tingkat penyelesaian sengketa dan persepsi keadilan, dengan menguji apakah keterlibatan masyarakat meningkatkan akurasi data, mempercepat respons penyelesaian, serta memperkuat rasa memiliki terhadap sistem.

  1. Determining the Usefulness of Land Information Management System (LIMS) in Ending Land Disputes in Zimbabwean... ojs.literacyinstitute.org/index.php/ijcs/article/view/1606Determining the Usefulness of Land Information Management System LIMS in Ending Land Disputes in Zimbabwean ojs literacyinstitute index php ijcs article view 1606
Read online
File size538.67 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test