UNITOMOUNITOMO

Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan KomunikasiInform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Euthynus adalah salah satu ikan yang banyak dikonsumsi untuk dinikmati oleh masyarakat Indonesia atau luar negeri, karena kualitasnya yang sangat lembut, mudah diperoleh, dan mengandung banyak asam amino protein esensial yang baik untuk tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesegaran ikan yang dibeli berdasarkan mata dan insang ikan. Proses awal identifikasi kesegaran ikan menggunakan beberapa metode. Proses input citra melalui pengambilan objek citra menggunakan kamera ponsel. Objek citra digunakan untuk menentukan nilai citra RGB. Ekstraksi warna RGB menjelaskan nilai yang diperoleh dari objek citra sebelum melanjutkan ke proses selanjutnya. Proses resize citra adalah memotong citra pada bagian objek yang diinginkan. Konversi citra menggunakan metode HSV digunakan untuk menentukan kesegaran ikan di insang. Metode Local Binary Pattern digunakan untuk menentukan kesegaran mata ikan. Langkah selanjutnya adalah menyempurnakan citra RGB menjadi Morfologi. Metode KNN (K-Nearest Neighbor Method) digunakan untuk mengelompokkan objek berdasarkan data belajar terdekat dengan objek. Analisis jurnal pada perbandingan metode, setelah 45 percobaan untuk setiap metode, menemukan bahwa metode Hue Saturation Value memperoleh kesuksesan tertinggi sebesar 90% dan untuk nilai tekstur diperoleh kesuksesan 85%.

Berdasarkan hasil eksperimen, penulis menemukan 20 data tidak valid dari 45 eksperimen RGB, 10 data tidak valid dari 45 eksperimen warna HSV, dan 15 data tidak valid dari 45 eksperimen tekstur menggunakan metode Local Binary Pattern (LBP).Oleh karena itu, hasil penelitian diperoleh yang paling rendah dalam tingkat kesalahan adalah Citra HSV.Dalam proses membandingkan metode setelah 45 eksperimen pada setiap objek citra dan menggunakan metode yang sama, diperoleh bahwa metode Hue Saturation Value mencapai kesuksesan tertinggi sebesar 90%.Identifikasi Kesegaran Ikan Laut berdasarkan Citra HSV dan Morfologi memiliki akurasi tertinggi menggunakan ekstraksi warna HSV karena ekstraksi warna dapat mendeteksi dari gradien warna hitam hingga putih.Pengambilan objek citra lebih akurat dan membuat desain desktop bahkan lebih baik untuk digunakan dengan benar.Mengambil lebih banyak metode diperlukan untuk diproses karena jumlah metode yang tercantum dalam sistem, sehingga prosesnya relatif lambat.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Mengembangkan sistem aplikasi manajemen citra yang dapat mendeteksi tingkat kesegaran ikan selar. (2) Membangun sistem aplikasi manajemen citra untuk mendeteksi tingkat kesegaran ikan cakalang dilihat dari lama waktu ikan berada pada suhu ruangan. (3) Meneliti metode pengolahan citra dengan teknik mencari perbedaan nilai R, G, B pada citra referensi (latih) dengan citra input (uji) untuk nilai perbedaan selanjutnya dihitung dengan persamaan Euclidian (Length) dan dibandingkan dengan nilai ambang (T).

Read online
File size384.49 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test