UNITOMOUNITOMO

Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan KomunikasiInform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Efisiensi dalam permintaan dan pelacakan material sangat penting untuk operasi manufaktur, terutama di lingkungan produksi bervolume tinggi. Saat ini, di sebuah produsen Barang Konsumsi di Cikarang, Indonesia, proses permintaan material didasarkan pada proses permintaan non-standar melalui komunikasi WhatsApp, kurangnya visibilitas pelacakan waktu nyata, dan memerlukan entri data manual ke dalam sistem ERP, yang menyebabkan waktu pemrosesan rata-rata 9.122 detik untuk permintaan material dan 8.681 detik untuk pengembalian material. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Permintaan Material terpusat yang terintegrasi dengan sistem ERP perusahaan yang sudah ada, sekaligus meningkatkan pelacakan dan pemantauan material secara waktu nyata. Sistem ini dikembangkan menggunakan metodologi Rapid Application Development (RAD), Analisis Proses Bisnis (BPA), dan matriks dampak-usaha, menggabungkan pemetaan masalah dan observasi lapangan, serta wawancara pengguna, untuk memastikan keselarasan dengan persyaratan operasional. Sistem yang diimplementasikan menunjukkan pengurangan waktu pemrosesan permintaan material sebesar 49%, menurun dari 9.122 detik menjadi 4.675 detik, dan pengurangan waktu pemrosesan pengembalian material sebesar 75%, menurun dari 8.681 detik menjadi 2.189 detik. Sistem ini menghilangkan entri data manual ke dalam sistem ERP dan menyediakan visibilitas pelacakan material secara menyeluruh di seluruh proses permintaan material. Hasil ini menyoroti efektivitas sistem otomatis dan terintegrasi dalam meningkatkan efisiensi operasional dalam manufaktur FMCG.

Produsen Barang Konsumsi di Cikarang menghadapi masalah proses permintaan material yang tidak efisien, menggunakan WhatsApp, kurang visibilitas waktu nyata, dan memerlukan entri data manual ke sistem ERP, menyebabkan keterlambatan produksi.Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem terpusat untuk permintaan dan pengembalian material yang terintegrasi dengan sistem ERP yang ada, dirancang sesuai kebutuhan pengguna dan mengurangi upaya manual serta keterlambatan pembaruan data.Implementasi sistem ini menghasilkan pengurangan waktu siklus yang signifikan.675 detik) dan 75% untuk pengembalian material (dari 8.189 detik), serta memungkinkan visibilitas pelacakan material secara menyeluruh.

Penelitian ini telah menunjukkan efektivitas sistem permintaan material yang terintegrasi di lingkungan FMCG. Untuk pengembangan lebih lanjut, ada beberapa arah penelitian yang dapat dieksplorasi guna memaksimalkan dampak dan cakupan sistem serupa. Pertama, sangat menarik untuk meneliti bagaimana metodologi Rapid Application Development (RAD) yang sukses ini dapat diterapkan untuk mengintegrasikan proses manajemen material lain di luar lingkup permintaan dan pengembalian, seperti manajemen inventaris gudang utama atau otomatisasi proses distribusi produk jadi. Studi ini juga bisa memperluas cakupan ke industri manufaktur lain yang memiliki karakteristik volume produksi tinggi dan kebutuhan respons cepat, guna mengidentifikasi generalisasi dan penyesuaian yang diperlukan. Kedua, penelitian mendatang dapat fokus pada perbandingan kinerja dan skalabilitas sistem yang dikembangkan di PowerApps ini dengan solusi serupa yang dibangun di platform low-code/no-code lainnya atau bahkan dengan pendekatan pengembangan perangkat lunak tradisional. Analisis ini penting untuk mengevaluasi keunggulan dan keterbatasan berbagai platform dalam menghadapi beban kerja multi-pengguna dan kompleksitas data di lingkungan industri. Ketiga, menambahkan lapisan kecerdasan buatan (AI) atau pembelajaran mesin (ML) ke dalam sistem ini dapat membuka peluang baru untuk optimasi. Sebagai contoh, penelitian dapat mengeksplorasi pengembangan algoritma yang mampu memprediksi kebutuhan material secara proaktif berdasarkan data historis produksi, pola kerusakan mesin, atau fluktuasi permintaan pasar. Prediksi ini berpotensi mengarah pada pengurangan stok pengaman yang tidak perlu dan penjadwalan pengiriman material yang lebih efisien, menciptakan sistem yang tidak hanya reaktif tetapi juga prediktif dan adaptif terhadap perubahan operasional.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified lamintang.org/journal/index.php/ijortas/article/view/400One moment please one moment please wait request verified lamintang journal index php ijortas article view 400
  2. Research on Performance Testing Technology Based on Scenario Design - IOPscience. research performance... doi.org/10.1088/1742-6596/1883/1/012044Research on Performance Testing Technology Based on Scenario Design IOPscience research performance doi 10 1088 1742 6596 1883 1 012044
  3. Perancangan Sistem Order Material pada Supporting Department PT XYZ dengan Metode System Development... doi.org/10.33479/jtiumc.v3i2.69Perancangan Sistem Order Material pada Supporting Department PT XYZ dengan Metode System Development doi 10 33479 jtiumc v3i2 69
  4. One moment, please.... one moment please wait request verified journals.e-palli.com/home/index.php/ajet/article/view/612One moment please one moment please wait request verified journals e palli home index php ajet article view 612
Read online
File size828.9 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test