UNIV45SBYUNIV45SBY

Jurnal Teknik IndustriJurnal Teknik Industri

Pertumbuhan industri di Indonesia mendorong peningkatan kebutuhan akan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pekerja. Ketidaksesuaian suhu dengan standar kenyamanan dapat memicu kelelahan, penurunan konsentrasi, hingga gangguan kesehatan yang berdampak pada penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan suhu ruang kerja di CV XYZ, sebuah perusahaan percetakan buku edukatif di Karanganyar, berdasarkan standar kenyamanan termal Permenaker No. 5 Tahun 2018. Hasil pengukuran pada sepuluh area kerja menunjukkan nilai ISBB berkisar antara 33,19°C hingga 35,74°C, seluruhnya melampaui ambang batas aman untuk kategori beban kerja masing-masing dan berstatus Tidak Diperkenankan untuk bekerja terus-menerus tanpa pengendalian panas. Temuan ini menegaskan perlunya penerapan strategi pengendalian risiko panas sesuai hirarki pengendalian.

Berdasarkan hasil pengukuran Indeks Suhu Basah dan Bola (ISBB) pada sepuluh area kerja di lingkungan percetakan, seluruh titik menunjukkan kategori Tidak Diperkenankan untuk bekerja secara terus-menerus, meskipun tingkat beban kerja bervariasi antara ringan hingga sedang.Nilai ISBB yang berkisar antara 33,19°C hingga 35,74°C telah melampaui batas aman yang ditetapkan dalam standar K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), sehingga berpotensi menimbulkan risiko kelelahan panas (heat stress) dan gangguan kesehatan pekerja.Kondisi ini mengindikasikan perlunya penerapan strategi pengendalian yang komprehensif sesuai dengan prinsip hirarki pengendalian.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pekerja, disarankan agar dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan dan implementasi strategi pengendalian risiko panas yang komprehensif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti eliminasi sumber panas, substitusi peralatan, pengendalian teknis, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri. Selain itu, studi lanjutan dapat menyelidiki efektivitas intervensi tersebut dalam mengurangi kelelahan panas dan meningkatkan kenyamanan kerja. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif bagi pekerja di CV XYZ.

  1. Login. required fields marked asterisk pusat riset inovasi nasional lembaga pengembangan kinerja dosen... journal.amikveteran.ac.id/index.php/optimal/article/view/1812Login required fields marked asterisk pusat riset inovasi nasional lembaga pengembangan kinerja dosen journal amikveteran ac index php optimal article view 1812
  2. Evaluasi Iklim Kerja di Bagian Produksi pada Industri Keramik di Wilayah Gresik | ARTERI : Jurnal Ilmu... arteri.sinergis.org/index.php/arteri/article/view/14Evaluasi Iklim Kerja di Bagian Produksi pada Industri Keramik di Wilayah Gresik ARTERI Jurnal Ilmu arteri sinergis index php arteri article view 14
  3. Teknik Industri. analisis lingkungan fisik suhu kebisingan ruang mesin abc jurnal teknik industri main... doi.org/10.25105/jti.v12i2.14716Teknik Industri analisis lingkungan fisik suhu kebisingan ruang mesin abc jurnal teknik industri main doi 10 25105 jti v12i2 14716
Read online
File size237.5 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test