UBLUBL
Progressive Law ReviewProgressive Law ReviewCyberbullying lintas batas adalah masalah hukum kontemporer yang muncul dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin cepat, yang semakin memudarkan batas-batas teritorial kedaulatan negara. Berbeda dengan bullying konvensional, cyberbullying mungkin dilakukan secara anonim, disebarkan secara instan, disimpan secara permanen melalui jejak digital, dan ditujukan kepada korban yang berada di yurisdiksi yang berbeda. Artikel ini mengkaji masalah penegakan hukum pidana terhadap pelaku cyberbullying lintas batas dan mengevaluasi kecukupan instrumen Cyber Law nasional dan internasional dalam merespons perilaku tersebut. Penelitian ini menerapkan penelitian hukum juridikal normatif melalui pendekatan statuta, komparatif, dan konseptual. Analisis menunjukkan bahwa penegakan hukum terhambat oleh setidaknya empat masalah yang saling terkait: konflik antara kedaulatan negara dan yurisdiksi ekstrateritorial, perbedaan standar kriminalisasi di antara negara-negara, lambatnya operasi mekanisme Bantuan Hukum Timbal Balik dan ekstradisi yang bersifat formalistik, serta ketergantungan pada penyedia platform digital global untuk mengakses bukti elektronik. Hambatan-hambatan ini menunjukkan bahwa sifat tanpa batas dari cyberspace tetap sulit untuk diselaraskan dengan hukum pidana teritorial konvensional. Artikel ini berpendapat bahwa Cyber Law memerlukan orientasi yurisdiksi yang lebih fungsional dan berbasis efek, didukung oleh prinsip kewajaran, harmonisasi regulasi internasional, kapasitas forensik digital yang lebih kuat, dan mekanisme kerjasama yang lebih responsif. Rekonstruksi semacam itu diperlukan untuk mengurangi celah hukum dan memperkuat perlindungan bagi korban cyberbullying lintas negara.
Penegakan hukum terhadap pelaku cyberbullying lintas batas dari perspektif Cyber Law masih menghadapi hambatan struktural dan konseptual yang kompleks.Karakter tanpa batas dari cyberspace bertentangan dengan konsep konvensional kedaulatan negara yang didasarkan pada batas-batas geografis fisik.Hambatan utama berasal dari kemampuan terbatas untuk menerapkan yurisdiksi penegakan hukum di luar wilayah nasional, perbedaan standar hukum pidana substansial di antara negara-negara, lambatnya operasi mekanisme Bantuan Hukum Timbal Balik, dan ketergantungan penyidik pada penyedia platform global untuk mengakses bukti elektronik.Temuan ini menunjukkan bahwa hukum pidana teritorial konvensional tidak cukup untuk merespons kerusakan digital yang bersifat lintas negara, anonim, dan tersebar dengan cepat.Cyber Law di masa depan, oleh karena itu, memerlukan reorientasi dari kedaulatan fisik yang kaku menuju kedaulatan digital yang fungsional.Yurisdiksi tidak seharusnya ditentukan hanya oleh tempat fisik di mana pelaku memulai transmisi data, tetapi juga oleh yurisdiksi di mana kerusakan yang substansial dan disengaja terjadi.Orientasi ini harus didukung oleh prinsip kewajaran sehingga klaim yurisdiksi tetap sah di bawah hukum internasional.
Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, Indonesia perlu mempercepat ratifikasi Konvensi Budapest tentang Cybercrime atau setidaknya mendirikan perjanjian kerjasama bilateral yang spesifik terhadap cyber dengan negara-negara yang menjadi tuan rumah platform digital utama. Pemerintah juga harus membangun kerjasama formal dengan penyedia platform Over-the-Top untuk mempercepat akses hukum terhadap data dalam kasus cyberbullying yang parah. Selain itu, pihak penegak hukum harus memperkuat dakwaan melalui teori ubiquity dan Doktrin Efek yang dapat diukur yang didukung oleh bukti forensik digital. Negara juga harus berinvestasi dalam kapasitas teknis penyidik cyber sehingga bukti elektronik yang dikumpulkan dalam kasus lintas batas dapat memenuhi standar internasional tentang penerimaan bukti.
| File size | 248.85 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Disharmoni muncul dalam aspek kedudukan hukum platform, perlindungan kerahasiaan rekam medis elektronik, serta konstruksi pertanggungjawaban hukum apabilaDisharmoni muncul dalam aspek kedudukan hukum platform, perlindungan kerahasiaan rekam medis elektronik, serta konstruksi pertanggungjawaban hukum apabila
LITERACYINSTITUTELITERACYINSTITUTE Seperti yang ditunjukkan hasil penelitian, Antipolo belum mengembangkan intervensi yang berfokus pada pengelolaan limbah yang dihasilkan dari proyek infrastrukturSeperti yang ditunjukkan hasil penelitian, Antipolo belum mengembangkan intervensi yang berfokus pada pengelolaan limbah yang dihasilkan dari proyek infrastruktur
LIMM PUBLIMM PUB Alat ini memudahkan mengetahui ketinggian air dari kejauhan dan dapat membuka serta menutup pintu air secara otomatis. Perancangan menggunakan teknologiAlat ini memudahkan mengetahui ketinggian air dari kejauhan dan dapat membuka serta menutup pintu air secara otomatis. Perancangan menggunakan teknologi
LIMM PUBLIMM PUB Sistem syaraf buatan model ADALINE sudah dapat bekerja sesuai tujuan perancangan simulasi sistem, yaitu menghasilkan model yang dapat mengoperasikan pintuSistem syaraf buatan model ADALINE sudah dapat bekerja sesuai tujuan perancangan simulasi sistem, yaitu menghasilkan model yang dapat mengoperasikan pintu
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah ini adalah menyiapkan sarapan pagi yang disukai anak. Roti tawar adalah makanan populer yang disukai anak-anak.Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah ini adalah menyiapkan sarapan pagi yang disukai anak. Roti tawar adalah makanan populer yang disukai anak-anak.
UBLUBL Furthermore, the elements in the deed of the perpetrators, namely. the element of each person, elements of self-benefit, other people or a corporation,Furthermore, the elements in the deed of the perpetrators, namely. the element of each person, elements of self-benefit, other people or a corporation,
UBLUBL Pembentukan daerah otonom baru akan meningkatkan biaya penyelenggaraan pemerintahan, tetapi diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keadilan pelayananPembentukan daerah otonom baru akan meningkatkan biaya penyelenggaraan pemerintahan, tetapi diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keadilan pelayanan
UBLUBL Perkebunan Nusantara VII Unit Kedaton, Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, dilakukan melalui upaya reasoning dan non-reasoningPerkebunan Nusantara VII Unit Kedaton, Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, dilakukan melalui upaya reasoning dan non-reasoning
Useful /
UHTUHT Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 96%, uji aktivitas antibiofilmnya menggunakan metode microtiter plate biofilm assay.Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 96%, uji aktivitas antibiofilmnya menggunakan metode microtiter plate biofilm assay.
UHTUHT Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik sebagian besar pasien apendisitis akut mengalami gejala positif pada metode pemeriksaan Mc Burney dan Obturator sign.Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik sebagian besar pasien apendisitis akut mengalami gejala positif pada metode pemeriksaan Mc Burney dan Obturator sign.
STIP FARMINGSTIP FARMING Dampak tersebut mengancam keberlanjutan sektor pertanian dan pariwisata di kawasan ini. Penelitian merekomendasikan pembuatan teras guludan, rotasi tanaman,Dampak tersebut mengancam keberlanjutan sektor pertanian dan pariwisata di kawasan ini. Penelitian merekomendasikan pembuatan teras guludan, rotasi tanaman,
UHTUHT Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa nilai p >0,05, yang mengindikasikan bahwa pemberian ekstrak Rumput Kebar tidak memiliki dampak signifikan terhadap peningkatanHasil uji ANOVA menunjukkan bahwa nilai p >0,05, yang mengindikasikan bahwa pemberian ekstrak Rumput Kebar tidak memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan