STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA

Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan Pembangunan

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah jenis kontrasepsi yang sangat efektif untuk menghindari kelahiran, mengatur interval kelahiran, dan tidak mempengaruhi hubungan seksual yang dapat bertahan selama 3 tahun sampai seumur hidup (Ahyar dan Muzir, 2019). Pada tahun 2019 sebesar 62,5% sementara target RPJMN yang ingin dicapai tahun 2019 sebesar 66%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja pada rendahnya pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 95 orang responden yang menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Hasil Analisis Univariat menunjukan bahwa responden yang diteliti sebagian besar responden menggunakan MKJP ya berjumlah 37 responden (38,9%) dan yang tidak berjumlah 58 responden (61,1%). Dari hasil analisis bivariat diperoleh variabel umur nilai ρ value 0.045, variabel paritas nilai ρ value 0.036 variabel pendidikan diperoleh nilai p value 0.029, dan variabel riwayat penyakit diperoleh nilai p value 0.024 dimana nilai ini <0,05 ini menujukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara umur, paritas, pendidikan dan riwayat penyakit dengan MKJP. Diharapkan tenaga kesehatan agar selalu membuat jadwal rutin untuk memberikan penyuluhan tentang pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada akseptor KB.

Penelitian menemukan bahwa faktor umur, paritas, pendidikan, dan riwayat penyakit memiliki hubungan yang signifikan dengan rendahnya pemakaian MKJP.Nilai p < 0,05 menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut secara simultan memengaruhi keputusan penggunaan MKJP.Oleh karena itu, upaya peningkatan pemahaman dan akses terhadap MKJP harus disesuaikan dengan karakteristik demografis dan medis responden.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak pelatihan kesehatan berbasis komunitas terhadap persepsi dan penggunaan MKJP, serta mengevaluasi efektivitas program edukasi digital yang menargetkan kelompok usia muda dengan tingkat pendidikan rendah, dan juga dapat memperluas studi ke daerah lain untuk membandingkan faktor-faktor konteks yang mempengaruhi pemilihan MKJP sehingga dapat dirumuskan kebijakan kesehatan yang lebih tersegmentasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Read online
File size346.61 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test