STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA

Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan Pembangunan

Bundle CAUTI ini sangat penting untuk mengevaluasi perawat dalam melaksanakan praktik keperawatan yang berhubungan dengan pemasangan kateter urine yang merupakan salah satu upaya pencegahan serta pengendalian resiko kejadian CAUTI. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji validitas instrumen bundel CAUTI yang disesuaikan dengan kondisi rumah sakit di RSUD Sejiran Setason Muntok. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan uji validitas instrumen. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan dan menggunakan dua jenis uji validitas, yaitu validitas konstruk pada 2 pakar dan uji validitas konten (isi) dengan 30 responden yang menggunakan kateter urin. Kemudian untuk uji reliabilitasnya menggunakan Kuder and Richardson Formula 20 (KR20). Hasil: Hasil uji validitas dan reliabilitas Bundle CAUTI dan lembar observasi di RSUD Sejiran Setason Muntok didapatkan hasil ukur valid dan reliabel. Validitas konstruk dibuktikan dengan nilai analisis Aikens V (0,667-1). Content validity lembar observasi dibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel dan signifikansi ≤ alpha (α). Untuk reliabilitas lembar observasi dibuktikan dengan hasil Kuder and Richardson Formula 20 (KR20) sebesar 0,90. Kesimpulan: pengujian instrumen bundel CAUTI sangat penting sebagai salah satu penilaian keakuratan instrumen yang akan diterapkan di rumah sakit.

Hasil uji validitas dan reliabilitas Bundle CAUTI dan lembar observasi di RSUD Sejiran Setason Muntok didapatkan hasil ukur valid dan reliabel.Validitas konstruk dibuktikan dengan nilai analisis Aikens V (0,667-1).Content validity lembar observasi dibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel dan signifikansi ≤ alpha (α).Untuk reliabilitas lembar observasi dibuktikan dengan hasil Kuder and Richardson Formula 20 (KR20) sebesar 0,90.Sehingga instrumen dapat digunakan sebagai pedoman pencegahan CAUTI di rumah sakit.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk menerapkan bundle CAUTI sebagai pedoman pencegahan dan pengendalian resiko kejadian CAUTI. Selain itu, perlu dilakukan sosialisasi tentang penggunaan Bundle CAUTI di instansi pelayanan lain seperti UGD dan OK. Selain itu, penting untuk meningkatkan sarana dan prasarana rumah sakit, seperti penyediaan alat kateter dan melengkapi fasilitas handrub dan handsoap di setiap ruangan. Terakhir, meningkatkan keaktifan PPI dalam kegiatan monitoring ke ruang rawat inap untuk memantau adanya kejadian khusus CAUTI.

Read online
File size322.71 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test