UNIMMANUNIMMAN
Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan AmanahKetuban Pecah Dini (KPD) merupakan kondisi di mana selaput ketuban pecah sebelum proses persalinan dimulai. Kondisi ini dapat terjadi pada kehamilan cukup bulan (≥37 minggu) maupun kurang bulan (<37 minggu), atau disebut juga ketuban pecah dini preterm. KPD merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi, baik selama maupun setelah persalinan. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KPD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelainan letak janin dan paritas dengan kejadian KPD di Rumah Sakit Harapan Bunda Kota Batam pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain retrospektif case-control. Sebanyak 42 responden ibu bersalin dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Hasil analisis menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kelainan letak janin dan paritas ibu dengan kejadian KPD. Dapat disimpulkan bahwa kelainan posisi janin dan jumlah riwayat persalinan (paritas) memiliki keterkaitan yang kuat terhadap risiko ketuban pecah dini pada ibu bersalin di Rumah Sakit Harapan Bunda.
Penelitian di Rumah Sakit Harapan Bunda Batam tahun 2024 menunjukkan bahwa ibu bersalin dengan ketuban pecah dini lebih sering mengalami kelainan letak janin dan paritas berisiko dibandingkan kelompok kontrol.Terdapat hubungan signifikan antara kelainan letak janin dan paritas dengan kejadian ketuban pecah dini (p<0,05).Ibu dengan kelainan letak janin memiliki risiko 10,6 kali lebih besar, sedangkan ibu dengan paritas berisiko memiliki risiko 13,6 kali lebih besar untuk mengalami ketuban pecah dini.
Penelitian lanjutan perlu mengkaji hubungan antara kelainan letak janin dan paritas dengan ketuban pecah dini secara longitudinal untuk melihat perkembangan risiko sepanjang kehamilan, bukan hanya pada saat persalinan. Selain itu, penting untuk meneliti faktor tambahan seperti infeksi saluran reproduksi, status gizi, dan aktivitas fisik ibu hamil yang mungkin memperbesar risiko KPD pada kelompok dengan kelainan letak atau paritas berisiko. Studi juga sebaiknya dilakukan di tingkat komunitas atau puskesmas untuk memahami bagaimana deteksi dini kelainan letak dan pemantauan paritas dapat ditingkatkan melalui layanan antenatal, sehingga intervensi bisa dilakukan lebih awal sebelum komplikasi terjadi.
| File size | 586.79 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Otak mengalami stres maka akan mempengaruhi hipotalamus dan hipotalamus mempengaruhi hormon kortisol menyebabkan flora normal pada vagina menjadi hiperOtak mengalami stres maka akan mempengaruhi hipotalamus dan hipotalamus mempengaruhi hormon kortisol menyebabkan flora normal pada vagina menjadi hiper
UNIMMANUNIMMAN Dengan menggunakan nilai pitch sebesar 0,55, kualitas citra yang diperoleh memenuhi standar diagnostik, memungkinkan deteksi yang lebih baik terhadap strukturDengan menggunakan nilai pitch sebesar 0,55, kualitas citra yang diperoleh memenuhi standar diagnostik, memungkinkan deteksi yang lebih baik terhadap struktur
UNIMMANUNIMMAN Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan mencegah anemia pada remaja putri secara berkelanjutan. Pengetahuan remaja putri di Pesantren DARUpaya ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan mencegah anemia pada remaja putri secara berkelanjutan. Pengetahuan remaja putri di Pesantren DAR
UNIMMANUNIMMAN Anemia masih menjadi masalah kesehatan global, terutama pada remaja putri yang rentan mengalami defisiensi zat gizi penting, termasuk protein. Data RiskesdasAnemia masih menjadi masalah kesehatan global, terutama pada remaja putri yang rentan mengalami defisiensi zat gizi penting, termasuk protein. Data Riskesdas
IKTAIKTA Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juli 2024. Populasi penelitian ini yaitu seluruh ibu postpartum di PMB X Kabupaten Kampar, jumlah sampel 32 respondenPenelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juli 2024. Populasi penelitian ini yaitu seluruh ibu postpartum di PMB X Kabupaten Kampar, jumlah sampel 32 responden
UMSBUMSB Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan ekstrak yang sudah berbentuk kapsul sebanyak 500 mg (1 buah kapsul) danPengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan ekstrak yang sudah berbentuk kapsul sebanyak 500 mg (1 buah kapsul) dan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Anemia adalah suatu keadaan kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah yang nilainya lebih rendah dari nilai normal. Anemia juga masih menjadi masalah kesehatanAnemia adalah suatu keadaan kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah yang nilainya lebih rendah dari nilai normal. Anemia juga masih menjadi masalah kesehatan
UMSBUMSB Status gizi siswa di SDN 010 Pangkalan Kerinci adalah normal sebanyak 55 orang (78,6%). Ada hubungan status gizi dengan prestasi siswa di SDN 010 PangkalanStatus gizi siswa di SDN 010 Pangkalan Kerinci adalah normal sebanyak 55 orang (78,6%). Ada hubungan status gizi dengan prestasi siswa di SDN 010 Pangkalan
Useful /
UNSADAUNSADA Dari hasil analisis didapatkan bahwa modalitas epistemik ~kamoshirenai, ~darou, dan ~hazu da dilihat dari segi struktur sama-sama dapat menempel pada kataDari hasil analisis didapatkan bahwa modalitas epistemik ~kamoshirenai, ~darou, dan ~hazu da dilihat dari segi struktur sama-sama dapat menempel pada kata
UMSBUMSB Kanker servik adalah jenis kanker yang terjadi pada leher rahim, bagian rahim yang terletak di bawah yang membuka ke arah vagina. Kanker ini disebabkanKanker servik adalah jenis kanker yang terjadi pada leher rahim, bagian rahim yang terletak di bawah yang membuka ke arah vagina. Kanker ini disebabkan
UMSBUMSB Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang tenaga kesehatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis menggunakan ujiSampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang tenaga kesehatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis menggunakan uji
UMSBUMSB Metode yang digunakan adalah cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel total sampling berjumlah 60 responden. Penelitian dilakukan pada bulan JuliMetode yang digunakan adalah cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel total sampling berjumlah 60 responden. Penelitian dilakukan pada bulan Juli