STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI

JENIUS : Jurnal Terapan Teknik IndustriJENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri

Kualitas produk menentukan daya saing industri, sehingga ketidaksesuaian produk perlu dikendalikan melalui pendekatan berbasis data. Tingkat cacat 0,25% pada unit indoor AC Non-Inverter di PT XYZ yang melebihi batas 0,08% menunjukkan perlunya analisis penyebab cacat, khususnya pada komponen evaporator. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kecacatan serta mengidentifikasi akar penyebab cacat pada komponen evaporator unit indoor Air Conditioner Non-Inverter yang diproduksi oleh PT XYZ. Tingginya tingkat kecacatan berpotensi menurunkan konsistensi kualitas produk dan efisiensi proses produksi, sehingga diperlukan pendekatan pengendalian kualitas yang sistematis.

Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan statistical quality control (SQC) dengan Seven Tools yang terintegrasi dengan analisis 5 Why dan 5W 1H mampu mengidentifikasi bahwa komponen evaporator, khususnya cacat U-Bend Leak, merupakan penyumbang utama kecacatan pada unit indoor AC Non-Inverter di PT XYZ, serta menunjukkan bahwa variasi proses terutama disebabkan oleh faktor metode akibat belum terstandarisasinya parameter brazing, SOP, dan validasi jig.Temuan ini menegaskan kontribusi ilmiah bahwa integrasi SQC dengan analisis akar penyebab komprehensif efektif dalam mengungkap ketidakterkendalian proses sebagai determinan utama kecacatan, sekaligus menjadi dasar rekomendasi perbaikan berupa standarisasi proses, penetapan parameter melalui uji coba, pelatihan operator, dan pengawasan berkala.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan penggunaan metode DMAIC dan FMEA dengan periode data yang lebih panjang agar evaluasi perbaikan kualitas dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut dengan menggunakan metode DMAIC dan FMEA untuk mengevaluasi perbaikan kualitas secara komprehensif dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem pengendalian kualitas yang terintegrasi dengan teknologi digital, seperti sistem otomatisasi dan pemantauan real-time, untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam mengidentifikasi dan mengurangi kecacatan produk. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi pelatihan dan pengembangan kompetensi operator untuk meningkatkan kualitas proses produksi secara keseluruhan.

  1. Perancangan Perbaikan Proses Produksi Top Plug Assy Untuk Efisiensi Biaya Produksi | JENIUS : Jurnal... jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/jenius/article/view/98Perancangan Perbaikan Proses Produksi Top Plug Assy Untuk Efisiensi Biaya Produksi JENIUS Jurnal jurnal sttmcileungsi ac index php jenius article view 98
  2. Perbaikan Kinerja Defect free supply chain Dengan Pendekatan Simulasi Model System Dynamics (Studi Kasus:... ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/JRI/article/view/1746Perbaikan Kinerja Defect free supply chain Dengan Pendekatan Simulasi Model System Dynamics Studi Kasus ejournal widyamataram ac index php JRI article view 1746
  3. Upaya Pengendalian Kualitas pada Proses Produksi Roti Tawar dengan Statistic Process Control (SPC) dan... doi.org/10.30588/jeemm.v9i2.2170Upaya Pengendalian Kualitas pada Proses Produksi Roti Tawar dengan Statistic Process Control SPC dan doi 10 30588 jeemm v9i2 2170
  4. Application of Statistical Quality Control and Failure Mode and Effect Analysis to Improve Panada Tore... doi.org/10.35580/jmathcos.v8i1.6708Application of Statistical Quality Control and Failure Mode and Effect Analysis to Improve Panada Tore doi 10 35580 jmathcos v8i1 6708
Read online
File size310.6 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test