ACEHPROVACEHPROV

Journal of Medical ScienceJournal of Medical Science

Krisis hiperglikemia merupakan komplikasi akut diabetes melitus yang dapat mengancam jiwa dan memerlukan terapi insulin intensif. Terapi standar dengan insulin kerja cepat intravena efektif menurunkan kadar glukosa darah, tetapi sering diikuti oleh rebound hiperglikemia dan fluktuasi kadar glukosa setelah penghentian infus. Penambahan insulin basal kerja panjang terbukti membantu mempertahankan kestabilan glukosa selama masa transisi terapi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efikasi penambahan insulin basal kerja panjang terhadap insulin kerja cepat intravena dalam memperbaiki resolusi glikemik dan menurunkan komplikasi metabolik pada pasien dengan krisis hiperglikemia. Metode quasi‑eksperimental melibatkan 80 pasien krisis hiperglikemia yang dibagi menjadi kelompok kombinasi (insulin basal insulin cepat) dan kontrol (hanya insulin cepat). Parameter yang dievaluasi meliputi durasi hiperglikemia, kebutuhan total insulin, kejadian rebound hiperglikemia, episode hipoglikemia, lama rawatan, dan mortalitas. Hasil menunjukkan bahwa kelompok kombinasi memiliki waktu resolusi hiperglikemia lebih singkat (47,0 ± 26,0 jam vs 79,35 ± 30,64 jam) dan retensi rebound hiperglikemia lebih rendah (7,5% vs 22,5%) dibanding kontrol, tanpa menambah risiko hipoglikemia atau mortalitas. Penambahan insulin basal kerja panjang secara signifikan mempercepat pencapaian kontrol glikemik dan menurunkan kejadian rebound hiperglikemia tanpa meningkatkan risiko hipoglikemia atau mortalitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan penelitian, yaitu meningkatkan kestabilan glikemik pada krisis hiperglikemia, telah tercapai dengan baik.

Penambahan insulin basal kerja panjang pada terapi insulin kerja cepat intravena terbukti lebih efektif dalam mempercepat kontrol hiperglikemia dan menurunkan kejadian rebound hiperglikemia dibandingkan terapi tunggal, tanpa meningkatkan risiko hipoglikemia, lama rawatan, maupun mortalitas.Meskipun kebutuhan insulin sedikit lebih tinggi, terapi kombinasi ini tetap aman dan memberikan pendekatan yang lebih fisiologis dalam stabilisasi metabolik.Namun, keterbatasan seperti desain observasional, jumlah sampel terbatas, dan belum adanya follow‑up jangka panjang membuat hasil ini perlu dikonfirmasi melalui penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih kuat.

Penelitian berikutnya perlu mengeksplorasi apakah penambahan insulin basal kerja panjang dapat mengurangi biaya perawatan jangka panjang dengan mempersingkat lama rawat inap dan menurunkan kejadian komplikasi. Selanjutnya, studi randomised kontrol dapat memperkuat bukti klinis dengan membandingkan berbagai dosis dan jadwal pemberian insulin basal untuk menentukan strategi paling efisien. Selain itu, evaluasi efek jangka panjang dari pendekatan early basal insulin pada mortalitas dan kualitas hidup pasien krisis hiperglikemia dapat memberikan gambaran lengkap manfaat dan risiko terapi tersebut.

  1. Effectiveness and safety of early insulin glargine administration in combination with continuous intravenous... dom-pubs.pericles-prod.literatumonline.com/doi/10.1111/dom.14929Effectiveness and safety of early insulin glargine administration in combination with continuous intravenous dom pubs pericles prod literatumonline doi 10 1111 dom 14929
Read online
File size504.9 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test