STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan LhokseumaweJurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan LhokseumawePerawatan kaki, salah satunya SPA diabetik, merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sirkulasi darah perifer sehingga dapat mencegah komplikasi dari Diabetes Melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest, dengan populasi 604 pasien diabetes mellitus dan sampel sebanyak 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensitifitas kaki sebelum SPA kaki diabetik mayoritas negatif (73,3%), dan setelah SPA kaki diabetik mayoritas positif (66,7%). Terdapat pengaruh signifikan SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki (P-value 0,000).
Ada pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus.Penelitian ini memberikan informasi tentang efek positif SPA kaki diabetik dalam memperbaiki sensitifitas kaki.Terapi ini dapat direkomendasikan sebagai pengobatan non-farmakologis untuk mengurangi risiko neuropati dan mencegah komplikasi seperti ulkus diabetik atau amputasi.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas SPA kaki diabetik dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti menggunakan kelompok kontrol. Studi selanjutnya dapat mengeksplorasi kombinasi SPA kaki diabetik dengan intervensi lain, seperti edukasi mengenai perawatan kaki yang benar dan manajemen gula darah yang optimal, untuk meningkatkan hasil klinis. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi pasien mengenai manfaat SPA kaki diabetik, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan terapi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai peran SPA kaki diabetik dalam pencegahan dan penanganan komplikasi kaki pada penderita diabetes melitus, serta memberikan dasar bagi pengembangan protokol perawatan kaki yang lebih efektif dan terjangkau.
| File size | 261.27 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Setelah intervensi, 70% pasien berada pada kategori nyeri ringan (skala 1–3) dan 30% pasien berada pada kategori nyeri sedang (skala 4–6), serta tidakSetelah intervensi, 70% pasien berada pada kategori nyeri ringan (skala 1–3) dan 30% pasien berada pada kategori nyeri sedang (skala 4–6), serta tidak
PARIPARI Namun, hasil pasca-intervensi menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi (26,6 ± 2,8) dan kelompok kontrol (25,1 ± 3,3) (p = 0,000).Namun, hasil pasca-intervensi menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi (26,6 ± 2,8) dan kelompok kontrol (25,1 ± 3,3) (p = 0,000).
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan ansietas adalah terapi tertawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Metode yang digunakanTerapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan ansietas adalah terapi tertawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Metode yang digunakan
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Penyebab yang mungkin ada antara lain: masalah dengan jantung, paru-paru, pencernaan, otot dan tulang, dan serangan psikologis. Aromaterapi mawar telahPenyebab yang mungkin ada antara lain: masalah dengan jantung, paru-paru, pencernaan, otot dan tulang, dan serangan psikologis. Aromaterapi mawar telah
UNARUNAR Penulis mampu mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan evaluasi dari asuhan keperawatan selama 3 hari pada Ny. Pelaksanaan implementasi keperawatanPenulis mampu mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan evaluasi dari asuhan keperawatan selama 3 hari pada Ny. Pelaksanaan implementasi keperawatan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Usia lanjut atau lanjut usia bukanlah suatu penyakit, meskipun hal tersebut dapat menimbulkan masalah sosial. Di beberapa negara, terutama di negara-negaraUsia lanjut atau lanjut usia bukanlah suatu penyakit, meskipun hal tersebut dapat menimbulkan masalah sosial. Di beberapa negara, terutama di negara-negara
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Pendahuluan: Gangguan tidur pada pasien yang mengalami Gagal Ginjal Kronis merupakan penyebab utama terjadinya penurunan kualitas hidup dan kualitas tidurPendahuluan: Gangguan tidur pada pasien yang mengalami Gagal Ginjal Kronis merupakan penyebab utama terjadinya penurunan kualitas hidup dan kualitas tidur
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Sesuai dengan hasil pengkajian Ny. T mengalami hipertensi dengan hasil Tekanan Darah 220/100 mmHg , dengan keluhan nyeri dan cengeng di sekitar leher bagianSesuai dengan hasil pengkajian Ny. T mengalami hipertensi dengan hasil Tekanan Darah 220/100 mmHg , dengan keluhan nyeri dan cengeng di sekitar leher bagian
Useful /
PARIPARI Kekurangan peralatan pelindung diri yang lengkap dan penggunaan Thermoluminescent Dosimeter (TLD) yang tidak konsisten masih menjadi tantangan signifikanKekurangan peralatan pelindung diri yang lengkap dan penggunaan Thermoluminescent Dosimeter (TLD) yang tidak konsisten masih menjadi tantangan signifikan
PARIPARI Dosis personal rata-rata menunjukkan tingkat paparan yang aman, tetapi variasi dan kasus outlier menegaskan perlunya pemantauan dosis personal rutin, evaluasiDosis personal rata-rata menunjukkan tingkat paparan yang aman, tetapi variasi dan kasus outlier menegaskan perlunya pemantauan dosis personal rutin, evaluasi
SUBSETSUBSET 554 dan 0. 552. Namun, pada motivasi akhir, terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok tersebut dengan signifikansi < 0. 000 dan 0. 000, dengan554 dan 0. 552. Namun, pada motivasi akhir, terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok tersebut dengan signifikansi < 0. 000 dan 0. 000, dengan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita yang sedang menjalani pengobatan ke puskesmas Mon Geudong Kota Lhokseumawe dari periode Februari hinggaPopulasi penelitian ini adalah seluruh penderita yang sedang menjalani pengobatan ke puskesmas Mon Geudong Kota Lhokseumawe dari periode Februari hingga