UNAJAUNAJA

JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja tambahan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kontraktor Migas dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh beban kerja tambahan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kontraktor Migas. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu menggunakan angket. Analisis data menggunakan metode analisis regresi linear berganda, analisis uji asumsi klasik, analisis deskriptif persentase, dan analisis uji hipotesis dengan bantuan program SPSS 21. Hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan regresi diatas dapat diketahui nilai constant sebesar 14.066 memberikan arti bahwa jika variabel beban kerja tambahan (X) bernilai 0, maka variabel kinerja (Y) bernilai 14.066. Selanjutnya dengan persamaan regresi linear sederhana diatas, terdapat nilai koefisien regresi variabel beban kerja tambahan yang bernilai positif yaitu sebesar 0.428. Jika nilai koefisien beban kerja tambahan positif apabila terjadi perubahan pada variabel beban kerja tambahan akan menyebabkan perubahan secara searah pada variabel kinerja. Dalam penelitian ini, dapat dianalisis besarnya pengaruh beban kerja tambahan terhadap kinerja yaitu sebesar 0.428. Artinya apabila beban kerja tambahan pada Kantor Kontraktor Migas meningkat 1% maka kinerja pegawai akan meningkat sebesar 42,8%.

Berdasarkan hasil uji hipotesis, beban kerja tambahan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.Beban kerja tambahan dapat menjelaskan 76,8% varians kinerja, sementara 23,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam studi ini.Oleh karena itu, peningkatan beban kerja tambahan dapat meningkatkan kinerja secara substansial.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh ketidaksesuaian peran (role mismatch) antara beban kerja tambahan dengan deskripsi pekerjaan resmi terhadap kinerja karyawan di perusahaan minyak dan gas, dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed‑methods) untuk memperoleh gambaran kuantitatif dan kualitatif yang lebih komprehensif. Selain itu, penting untuk menyelidiki peran mediasi atau moderasi stres kerja dalam hubungan beban kerja tambahan dan kinerja, sehingga dapat diketahui apakah stres memperkuat atau memperlemah efek beban kerja pada hasil kerja. Akhirnya, studi komparatif longitudinal yang melibatkan beberapa kontraktor migas di berbagai wilayah dapat memperluas generalisasi temuan, sekaligus mengidentifikasi faktor kontekstual yang mempengaruhi dinamika beban kerja dan kinerja secara berkelanjutan.

Read online
File size213.57 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test