UNIPOLUNIPOL

Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)

Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi kesulitan dalam membedakan jenis kurma yang banyak beredar di Indonesia, yaitu Ajwa, Sukari, dan Medjool, yang sering kali memiliki karakteristik visual mirip. Tujuan penelitian adalah mengembangkan sistem klasifikasi otomatis berbasis pengolahan citra digital dan machine learning. Data citra kurma dikumpulkan dan melalui tahapan pra‑pemrosesan, segmentasi dengan adaptive thresholding dan operasi morfologi, dilanjutkan dengan ekstraksi fitur warna (HSV mean dan standar deviasi), bentuk (luas area dan moment invariants), serta tekstur (GLCM). Fitur yang dihasilkan kemudian diklasifikasikan menggunakan Support Vector Machine (SVM) dengan validasi silang k‑fold serta optimasi parameter melalui Grid Search, menggunakan kernel linear dan RBF. Hasil penelitian menunjukkan akurasi yang sangat tinggi, dengan rata‑rata akurasi 96.86% pada kernel linear dan 88.33% pada kernel RBF, dengan model terbaik pada kernel linear dengan parameter C=100. Minimnya kesalahan klasifikasi menunjukkan bahwa fitur yang digunakan mampu membedakan ketiga jenis kurma secara konsisten. Temuan ini membuktikan bahwa metode berbasis ekstraksi fitur klasik yang dipadukan dengan SVM masih sangat kompetitif dan efisien, terutama pada dataset terbatas. Implikasi dari penelitian ini adalah potensi penerapannya dalam mendukung industri perdagangan buah impor serta sebagai acuan untuk penelitian lanjutan di bidang agro‑informatika.

Penelitian ini berhasil mengembangkan model klasifikasi jenis kurma berbasis pengolahan citra digital, dengan akurasi tinggi 96,86% pada kernel linear SVM.Penerapan preprocessing, segmentasi adaptif, dan ekstraksi fitur mendukung representasi visual ketiga jenis kurma secara konsisten.Rekomendasi selanjutnya meliputi perluasan dataset, eksplorasi metode klasifikasi lain, dan integrasi sistem ke aplikasi mobile.

Penelitian selanjutnya dapat memanfaatkan dataset yang lebih beragam dan representatif, termasuk variasi pencahayaan serta kondisi pemotretan yang berbeda, guna men‑stabilkan model terhadap situasi dunia nyata. Selain itu, menguji algoritma klasifikasi alternatif seperti Random Forest, Gradient Boosting, atau jaringan saraf konvolusional ringan dapat memberikan wawasan tentang apakah peningkatan performa dapat dicapai dengan arsitektur lain di lingkungan sumber daya terbatas. Akhirnya, pelaksanaan prototipe aplikasi mobile berbasis pengenalan kurma secara real‑time akan memungkinkan penjual dan konsumen untuk mengidentifikasi varietas secara akurat di lapangan, sekaligus menawarkan platform evaluasi data yang dapat digunakan kembali untuk pelatihan model berkelanjutan.

Read online
File size624.29 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test