SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL PSYCHOMUTIARAJURNAL PSYCHOMUTIARA

Resiliensi akademik merujuk pada kemampuan individu untuk mencapai keberhasilan akademik meskipun menghadapi situasi yang menantang. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh self‑efficacy, coping, dan problem‑focused coping terhadap resiliensi akademik pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 257 mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Bandar Lampung. Data dikumpulkan melalui Academic Resilience Scale (ARS‑30), General Self‑Efficacy Scale, dan Skala Problem‑Focused Coping. Analisis regresi berganda menunjukkan pengaruh signifikan dari self‑efficacy dan coping terhadap resiliensi akademik. Hasil penelitian menyarankan penggunaan jumlah item kuesioner yang lebih ringkas dan spesifik.

Self‑efficacy memberikan dampak positif terhadap resiliensi akademik dengan koefisien beta 0,347, sementara problem‑focused coping juga memiliki dampak positif dengan koefisien beta 0,459.Kedua variabel secara bersamaan mempengaruhi resiliensi akademik dengan kontribusi sebesar 57,2%, sedangkan 42,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan self‑efficacy secara terstruktur memengaruhi tingkat resiliensi akademik di kalangan mahasiswa skripsi, serta mengkaji apakah intervensi berbasis teknologi (misalnya aplikasi mobile) dapat meningkatkan efektivitas problem‑focused coping; selanjutnya, penelitian harus memeriksa peran variabel moderasi seperti dukungan sosial, jenis disiplin ilmu, dan pengalaman akademik; terakhir, studi longitudinal diperlukan untuk menilai dinamika perubahan self‑efficacy dan problem‑focused coping serta dampaknya terhadap resiliensi akademik sepanjang proses menulis skripsi.

Read online
File size177.22 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test