JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA

Dedikasi:Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatDedikasi:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Perubahan iklim dan krisis energi global mendorong perlunya inovasi teknologi hijau yang aplikatif, salah satunya melalui integrasi sistem akuaponik dengan tenaga surya. Sistem akuaponik, yang menggabungkan budidaya ikan (akuakultur) dan tanaman hidroponik, menjadi solusi berkelanjutan untuk ketahanan pangan dan efisiensi sumber daya. Namun, minimnya akses pendidikan praktis dan fasilitas pendukung di sekolah menjadi hambatan utama bagi generasi muda termasuk siswa SMKN 1 Gunung Putri untuk mengadopsi teknologi ini. Oleh karena itu, dirancanglah program pelatihan sistem akuaponik berbasis tenaga sel surya bagi siswa-siswa SMKN 1 Gunung Putri yang meliputi workshop teori dan praktik integrasi akuaponik dengan panel surya, pembangunan prototipe sistem akuaponik mandiri energi di lingkungan sekolah, penyusunan modul pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics), serta pelatihan kewirausahaan berbasis hasil akuaponik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang sangat signifikan dibuktikan dengan lonjakan skor rata-rata dari pre-test ke post-test. Selain itu, tingkat kepuasan peserta sangat tinggi, dengan lebih dari 81% menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat serta meningkatkan kompetensi 60 siswa terlatih dan terbangunnya satu unit prototipe akuaponik mandiri energi di lingkungan sekolah yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran praktik berkelanjutan.

Pelatihan sistem akuaponik berbasis tenaga sel surya secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMKN 1 Gunung Putri, seperti terlihat dari lonjakan skor pre‑test ke post‑test.Tingkat kepuasan peserta sangat tinggi, dengan sebagian besar menganggap kegiatan ini sangat bermanfaat dan meningkatkan kompetensi mereka.Acara menghasilkan satu unit prototipe akuaponik mandiri energi di sekolah yang dapat berfungsi sebagai media pembelajaran berkelanjutan.

Berikut beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: Pertama, tambahkan pendekatan evaluasi dampak ekonomi jangka panjang dengan memonitor produktivitas serta biaya operasional prototipe akuaponik berbasis tenaga surya agar dapat diukur seberapa ekonomisnya sistem ini dibandingkan dengan sistem konvensional. Kedua, lakukan penelitian komparatif antara sistem akuaponik berbasis tenaga surya dengan sistem akuaponik berbasis tenaga listrik konvensional di berbagai kondisi iklim dan sumber daya lokal, sehingga dapat dipetakan kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam konteks keberlanjutan energi dan pangan. Ketiga, kembangkan studi longitudinal untuk mengamati perkembangan kompetensi dan minat kewirausahaan siswa setelah mengikuti pelatihan, serta bagaimana keahlian yang diperoleh dapat diterapkan di dunia kerja atau usaha skala kecil, sehingga informasi ini dapat menjadi dasar merancang kurikulum STEM yang lebih terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan industri.

Read online
File size1.29 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test