IAIKHOZINIAIKHOZIN
Jurnal Studi Islam dan SosialJurnal Studi Islam dan SosialArtikel ini mencoba menggali pembacaan kontemporer terhadap teologi. Pada masa klasik dan abad pertengahan, teologi Islam dipahami sebagai diskursus keilmuan yang membahas masalah-masalah metafisika di antaranya mengenai Tuhan, status Al-Quran, eskatologi, dan hal-hal lain yang mencakup kepercayaan atau prinsip-prinsip iman dalam agama dengan argumentasi rasional. Riset kepustakaan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggali sumber-sumber primer dan sekunder berupa sumber-sumber tekstual. Menggunakan pendekatan analisis isi, artikel ini menemukan bahwa terdapat pergeseran pandangan ini terhadap teologi pada masa kontemporer. Selain itu, artikel ini menyimpulkan bahwa ilmu sosial profetik menawarkan metodologis dan epistemologis untuk ilmu sosial transformatif dan kontekstual. Kebaruan artikel ini terletak pada kenyataan bahwa ilmu sosial profetik bukanlah suatu wacana normatif, melainkan sebagai suatu model epistemologi integratif yang menghilangkan dikotomi antara wahyu dan akal, antara nilai dan fakta, serta antara ilmu pengetahuan dan praktik sosial.
The spirit of reformulating theology to focus more on the aspect of humanity is a creative effort of Muslim scholars.Several terms such as social theology, prophetic theology, and transformative theology have emerged to reposition the focus of classical theology into a theology that fights for humanity.This kind of theology means that the revelation carried by the prophets is also a revolutionary mission against the social order of their time that is unequal and corrupt.This prophetic spirit also does not stop at the prophets alone, but is continued by the successors of the prophets, namely Muslim scholars.Thus, Kuntowijoyos idea of the need to formulate social theory within an Islamic paradigm represents a strategic step towards integrating revealed values with scientific rationality.This effort not only dismantles the assumed differentiation between religion and science but also affirms that social knowledge must be oriented towards moral transformation and justice.Prophetic social science, as he has formulated it, is a concrete form of theology in motion, a theology that descends into the realm of social practice and guides change in accordance with the transcendental values of the Quran.Therefore, the primary strength of prophetic social science lies not in its description of reality, but in its ability to intervene and transform reality on the basis of prophetic ethics.As a science, it remains open to reformulation and reconstruction, but this openness actually confirms its vitality, that is, divine values can live and operate within social dynamics without losing their critical power and relevance to contemporary situations.
Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang bagaimana ilmu sosial profetik dapat diterapkan dalam konteks sosial yang spesifik, seperti dalam bidang pendidikan, kesehatan, atau ekonomi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana ilmu sosial profetik dapat menjadi jembatan antara nilai-nilai Islam dengan tantangan sosial kontemporer, terutama dalam hal pembangunan sosial yang transformatif dan kontekstual. Ketiga, penelitian juga dapat difokuskan pada pengembangan model epistemologi integratif yang menghilangkan dikotomi antara wahyu dan akal, antara nilai dan fakta, serta antara ilmu pengetahuan dan praktik sosial, dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya yang beragam.
- Dimensi Profetisme Pengembangan Ilmu Sosial dalam Islam Perspektif Kuntowijoyo | Teosofi: Jurnal Tasawuf... jurnalfuf.uinsa.ac.id/index.php/teosofi/article/view/19Dimensi Profetisme Pengembangan Ilmu Sosial dalam Islam Perspektif Kuntowijoyo Teosofi Jurnal Tasawuf jurnalfuf uinsa ac index php teosofi article view 19
- FROM PROPHETIC THEOLOGY TO PROPHETIC SOCIAL SCIENCE: The Study of Kuntowijoyo’s Thought | Jurnal... ejournal.iaikhozin.ac.id/index.php/iklila/article/view/433FROM PROPHETIC THEOLOGY TO PROPHETIC SOCIAL SCIENCE The Study of KuntowijoyoAos Thought Jurnal ejournal iaikhozin ac index php iklila article view 433
| File size | 393.26 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSBUMSB Dalam konteks demokrasi yang sehat, partai oposisi bertindak sebagai pengawas bagi pemerintah dan berperan membatasi kekuasaan eksekutif agar tidak menyimpangDalam konteks demokrasi yang sehat, partai oposisi bertindak sebagai pengawas bagi pemerintah dan berperan membatasi kekuasaan eksekutif agar tidak menyimpang
IAINGAWIIAINGAWI Hasil menunjukkan bahwa peran orang tua dan guru belum stabil dan masih kurang motivasi, sehingga implementasi nilai‑nilai keislaman belum optimal. PenelitianHasil menunjukkan bahwa peran orang tua dan guru belum stabil dan masih kurang motivasi, sehingga implementasi nilai‑nilai keislaman belum optimal. Penelitian
IAINGAWIIAINGAWI Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen meningkat dari 58,42 pada pre-test menjadi 80,29 pada post-test, sedangkan kelompokHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen meningkat dari 58,42 pada pre-test menjadi 80,29 pada post-test, sedangkan kelompok
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER Oleh karena itu, diperlukan reformasi legislasi yang sejalan dengan standar internasional, memperkuat mekanisme preventif dan rehabilitatif, serta menyediakanOleh karena itu, diperlukan reformasi legislasi yang sejalan dengan standar internasional, memperkuat mekanisme preventif dan rehabilitatif, serta menyediakan
IAISUMBARIAISUMBAR skeptisisme terhadap kronologi turunnya Al-Quran di Mekkah, penggunaan sumber-sumber non-Muslim yang menghasilkan pemikiran kontradiktif terhadap pengelompokanskeptisisme terhadap kronologi turunnya Al-Quran di Mekkah, penggunaan sumber-sumber non-Muslim yang menghasilkan pemikiran kontradiktif terhadap pengelompokan
IAINGAWIIAINGAWI Transformasi digital telah membawa perubahan menyeluruh dalam berbagai aspek tatanan, salah satunya dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi digitalTransformasi digital telah membawa perubahan menyeluruh dalam berbagai aspek tatanan, salah satunya dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi digital
IAINGAWIIAINGAWI Dengan meningkatnya teknologi dan lingkungan pembelajaran online, orang tua menjadi lebih terlibat dalam mendorong kemajuan intelektual anak-anak mereka.orangDengan meningkatnya teknologi dan lingkungan pembelajaran online, orang tua menjadi lebih terlibat dalam mendorong kemajuan intelektual anak-anak mereka.orang
ULUMUNAULUMUNA Dalam periode selanjutnya, teori dan praktik kepemimpinan Islam bervariasi sesuai keadaan, mulai dari khilafah hingga imamat. Saat ini, ada seruan untukDalam periode selanjutnya, teori dan praktik kepemimpinan Islam bervariasi sesuai keadaan, mulai dari khilafah hingga imamat. Saat ini, ada seruan untuk
Useful /
IAINGAWIIAINGAWI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan sebagai metode pengumpulan data. Kurikulum Merdeka telah meningkatkan keterlibatanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan sebagai metode pengumpulan data. Kurikulum Merdeka telah meningkatkan keterlibatan
IAINGAWIIAINGAWI Kurikulum Merdeka menuntut siswa untuk lebih aktif dalam mengembangkan pengetahuannya selama kegiatan pembelajaran. Untuk itu, dibutuhkan alat bantu pengajaranKurikulum Merdeka menuntut siswa untuk lebih aktif dalam mengembangkan pengetahuannya selama kegiatan pembelajaran. Untuk itu, dibutuhkan alat bantu pengajaran
ULUMUNAULUMUNA Oleh karena itu, cara-cara untuk mengungkapkan makna tersembunyi mungkin melibatkan nilai-nilai subjektif atau parsial yang tertanam dalam teks, khususnyaOleh karena itu, cara-cara untuk mengungkapkan makna tersembunyi mungkin melibatkan nilai-nilai subjektif atau parsial yang tertanam dalam teks, khususnya
ULUMUNAULUMUNA As a contemporary reformist Muslim leader, Rahman and Ramadan had made many interpretations of the Quran by adapting to the social context of society whenAs a contemporary reformist Muslim leader, Rahman and Ramadan had made many interpretations of the Quran by adapting to the social context of society when