PUBLINEPUBLINE
Media of Health ResearchMedia of Health ResearchMalnutrition among children under five remains a significant public health concern, particularly in remote areas with limited access to healthcare, education, and nutritious food. This study aims to assess the nutritional status of children under five and identify its key determinants in remote communities. A cross-sectional survey was conducted involving 250 children aged 6–59 months in selected remote villages. Nutritional status was assessed using anthropometric indicators such as weight-for-age, height-for-age, and weight-for-height, following WHO standards. Socio-demographic and environmental data were collected through structured interviews with caregivers. The results showed that 34.8% of children were stunted, 21.2% were underweight, and 11.6% were wasted. Multivariate logistic regression analysis revealed that low maternal education, inadequate dietary diversity, poor sanitation, and limited access to health services were significantly associated with malnutrition. These findings highlight the urgent need for targeted nutrition interventions and integrated development strategies to address the underlying factors contributing to poor nutritional outcomes in remote settings.
Masalah malnutrisi pada anak di bawah lima tahun di daerah terpencil tetap tinggi, dengan prevalensi stunting, kekurangan berat badan, dan wasting yang signifikan.Faktor-faktor signifikan termasuk tingkat pendidikan ibu yang rendah, variasi diet yang terbatas, sanitasi yang buruk, dan akses terbatas ke layanan kesehatan.Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan multifaset yang mencakup pendidikan maternal, diversifikasi diet, sanitasi, dan peningkatan akses layanan kesehatan untuk mengatasi malnutrisi secara efektif.
Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas program pendidikan kesehatan berbasis komunitas dalam meningkatkan pengetahuan ibu dan praktik pemberian makanan pada anak di daerah terpencil. Kedua, studi longitudinal yang mengkaji perubahan status gizi anak seiring waktu setelah intervensi sanitasi berbasis teknologi dapat memberikan bukti tentang dampak jangka panjang dari peningkatan sanitasi terhadap kesehatan anak. Ketiga, penelitian kualitatif dapat memetakan persepsi masyarakat tentang praktik gizi tradisional dan hambatan budaya untuk adopsi diet seimbang, sehingga memfasilitasi desain intervensi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.
- . 0 mdpi.com/2227-9067/5/5/60A 0 mdpi 2227 9067 5 5 60
- Nutritional Status and Its Determinants Among Children Under Five in Remote Areas | Media of Health Research.... ejournal.publine.or.id/index.php/mohr/article/view/208Nutritional Status and Its Determinants Among Children Under Five in Remote Areas Media of Health Research ejournal publine index php mohr article view 208
| File size | 979.19 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Potensinya alami sebagai bagian dari sumber daya keluarga. Sangat cocok dengan konteks demografis sosial Indonesia. Orientasi intervensi pada ibu atauPotensinya alami sebagai bagian dari sumber daya keluarga. Sangat cocok dengan konteks demografis sosial Indonesia. Orientasi intervensi pada ibu atau
STIKBARSTIKBAR 000 kematian. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan dimasukkannya vaksin Rotavirus (RV) ke dalam imunisasi rutin. Saat ini, belum ada000 kematian. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan dimasukkannya vaksin Rotavirus (RV) ke dalam imunisasi rutin. Saat ini, belum ada
JQWHJQWH Di Indonesia, diare merupakan penyebab kematian kedua pada anak di bawah lima tahun. Prevalensi diare tahun 2018 sebesar 37,88% atau sekitar 1. 516.438Di Indonesia, diare merupakan penyebab kematian kedua pada anak di bawah lima tahun. Prevalensi diare tahun 2018 sebesar 37,88% atau sekitar 1. 516.438
UMJ PremiumUMJ Premium Perlu adanya program yang terintegrasi dan multisektoral untuk membantu pendidikan ibu agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi terutama asupanPerlu adanya program yang terintegrasi dan multisektoral untuk membantu pendidikan ibu agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi terutama asupan
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Program edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di Dusun Paraboting memiliki tujuan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.melalui penyuluhanProgram edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di Dusun Paraboting memiliki tujuan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.melalui penyuluhan
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Hal ini berarti, porsinya tidak boleh kurang ataupun terlalu banyak. Terdapat 7 dari 10 anak sekolah usia 7-12 tahun tidak mengetahui gizi seimbang. DenganHal ini berarti, porsinya tidak boleh kurang ataupun terlalu banyak. Terdapat 7 dari 10 anak sekolah usia 7-12 tahun tidak mengetahui gizi seimbang. Dengan
JQWHJQWH Stunting merupakan permasalahan kesehatan karena berhubungan dengan risiko terjadinya kesakitan dan kematian, perkembangan otak suboptimal, sehingga perkembanganStunting merupakan permasalahan kesehatan karena berhubungan dengan risiko terjadinya kesakitan dan kematian, perkembangan otak suboptimal, sehingga perkembangan
JQWHJQWH Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu balita dengan perilaku Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu balita dengan perilaku Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi).
Useful /
PUBLINEPUBLINE Studi ini menunjukkan bahwa terapi antihipertensi kombinasi adalah strategi yang efektif dan ditoleransi dengan baik untuk mengendalikan tekanan darahStudi ini menunjukkan bahwa terapi antihipertensi kombinasi adalah strategi yang efektif dan ditoleransi dengan baik untuk mengendalikan tekanan darah
UMJ PremiumUMJ Premium Kemudian diterapkan kriteria eksklusi dan inklusi, sehingga diperoleh 11 artikel yang akan direview. Berdasarkan 11 artikel yang dianalisis, 10 artikelKemudian diterapkan kriteria eksklusi dan inklusi, sehingga diperoleh 11 artikel yang akan direview. Berdasarkan 11 artikel yang dianalisis, 10 artikel
UMJ PremiumUMJ Premium Indeks massa tubuh 36 responden (53,7%) normal, 13 responden (19,4%) underweight, 8 responden (11,9%) obesitas 1, 7 responden (10,4%) overweight, 3 respondenIndeks massa tubuh 36 responden (53,7%) normal, 13 responden (19,4%) underweight, 8 responden (11,9%) obesitas 1, 7 responden (10,4%) overweight, 3 responden
UMJ PremiumUMJ Premium Hasil: Uji mutu hedonik adanya perbedaan nyata pada warna, rasa dan tekstur, sementara tidak adanya perbedaan nyata pada aroma. Pada uji hedonik adanyaHasil: Uji mutu hedonik adanya perbedaan nyata pada warna, rasa dan tekstur, sementara tidak adanya perbedaan nyata pada aroma. Pada uji hedonik adanya