DOKICTIDOKICTI
Journal of Sharia and Legal ScienceJournal of Sharia and Legal ScienceTingginya angka perceraian di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, konflik berkepanjangan, ketidaksiapan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga, lemahnya pemahaman nilai-nilai perkawinan, serta perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka yuridis-normatif, menganalisis faktor-faktor tersebut melalui perspektif Maqashid al‑Syariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut berpotensi mengancam tercapainya tujuan utama perkawinan, yakni menciptakan sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjaga lima prinsip dasar syariat: agama (ḥifẓ al‑dīn), jiwa (ḥifẓ al‑nafs), akal (ḥifẓ al‑aql), keturunan (ḥifẓ al‑nasl), dan harta (ḥifẓ al‑māl). Pencegahan perceraian memerlukan pendekatan komprehensif yang meliputi pendidikan pranikah, internalisasi nilai-nilai perkawinan, penguatan komunikasi, manajemen konflik, dan perlindungan hak anggota keluarga. Perceraian sebaiknya dijadikan ultimum remedium ketika semua upaya preventif telah gagal, sehingga prinsip‑prinsip Maqashid tetap terlindungi dan tujuan perkawinan dapat tercapai secara optimal.
Tingginya angka perceraian di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, konflik berkepanjangan, ketidaksiapan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga, lemahnya pemahaman nilai perkawinan, serta perubahan sosial dan budaya.Analisis perspektif Maqashid al‑Syariah menunjukkan bahwa faktor‑faktor tersebut mengancam tercapainya tujuan utama perkawinan—sakinah, mawaddah, rahmah—dan lima prinsip dasar syariat (agama, jiwa, akal, keturunan, harta).Oleh karena itu, pencegahan perceraian memerlukan pendekatan komprehensif meliputi pendidikan pranikah, internalisasi nilai perkawinan, penguatan komunikasi, manajemen konflik, dan perlindungan hak keluarga, serta perceraian hanya dijadikan ultimum remedium bila semua upaya preventif gagal.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pendidikan pranikah yang dirancang khusus berdasarkan nilai‑nilai Maqashid al‑Syariah dalam menurunkan tingkat perceraian, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada pasangan yang akan menikah; selanjutnya, studi longitudinal dapat mengeksplorasi pengaruh media digital terhadap harapan pernikahan dan bagaimana ekspektasi yang tidak realistis memicu perceraian, sehingga memberikan wawasan tentang intervensi kebijakan media; terakhir, penelitian kualitatif dapat menyelidiki penerapan intervensi manajemen konflik berbasis konseling Islam untuk meningkatkan komunikasi pasangan, mengidentifikasi mekanisme yang paling efektif dalam mengurangi konflik berkepanjangan, serta menilai dampaknya terhadap kepatuhan prinsip‑prinsip Maqashid dalam konteks keluarga Indonesia.
- Cerai Gugat: Telaah Penyebab Perceraian Pada Keluarga di Indonesia | Manna | JURNAL Al-AZHAR INDONESIA... doi.org/10.36722/sh.v6i1.443Cerai Gugat Telaah Penyebab Perceraian Pada Keluarga di Indonesia Manna JURNAL Al AZHAR INDONESIA doi 10 36722 sh v6i1 443
- PERNIKAHAN DINI DAN PERCERAIAN DI INDONESIA | Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS). pernikahan perceraian... riset.unisma.ac.id/index.php/JAS/article/view/2740PERNIKAHAN DINI DAN PERCERAIAN DI INDONESIA Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah JAS pernikahan perceraian riset unisma ac index php JAS article view 2740
- Socio-economic factors leading to divorce in Gunungkidul Regency | International journal of social sciences.... doi.org/10.21744/ijss.v6n2.2085Socio economic factors leading to divorce in Gunungkidul Regency International journal of social sciences doi 10 21744 ijss v6n2 2085
- PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH: MENJAWAB KRISIS KELUARGA MUSLIM DI ERA MODERN | Jurnal Ilmiah... riset.unisma.ac.id/index.php/JAS/article/view/24621PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH MENJAWAB KRISIS KELUARGA MUSLIM DI ERA MODERN Jurnal Ilmiah riset unisma ac index php JAS article view 24621
- Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia | Journal of Sharia and... doi.org/10.61994/jsls.v3i3.1386Analisis Maqashid Al Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia Journal of Sharia and doi 10 61994 jsls v3i3 1386
| File size | 309.36 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Instrumen penelitian menggunakan Father Presence Questionnaire (FPQ), kuesioner kepercayaan diri dan kuesioner Skala Regulasi Emosi yang telah valid danInstrumen penelitian menggunakan Father Presence Questionnaire (FPQ), kuesioner kepercayaan diri dan kuesioner Skala Regulasi Emosi yang telah valid dan
STIK KENDALSTIK KENDAL Modernitas sering kali mendorong manusia pada pola pikir materialistis yang mengabaikan nilai spiritual dan kehidupan akhirat. Dalam era Society 5. 0,Modernitas sering kali mendorong manusia pada pola pikir materialistis yang mengabaikan nilai spiritual dan kehidupan akhirat. Dalam era Society 5. 0,
AKSARAKITAAKSARAKITA Stigma bahwa pemberian ASI semata-mata hanyalah peran dari seorang ibu mulai banyak diperdebatkan. Hal ini seiring dengan meningkatnya kesadaran bahwaStigma bahwa pemberian ASI semata-mata hanyalah peran dari seorang ibu mulai banyak diperdebatkan. Hal ini seiring dengan meningkatnya kesadaran bahwa
UNDIPUNDIP Depresi pascapersalinan diukur menggunakan Skala Depresi Pascapersalinan Edinburgh sementara waktu penyapihan ASI diukur dalam minggu. Analisis meliputiDepresi pascapersalinan diukur menggunakan Skala Depresi Pascapersalinan Edinburgh sementara waktu penyapihan ASI diukur dalam minggu. Analisis meliputi
GMPIONLINEGMPIONLINE Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran regulasi emosi remaja dengan orang tua tunggal belum terbentuk dengan sempurna karena subjek masih belum dapatHasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran regulasi emosi remaja dengan orang tua tunggal belum terbentuk dengan sempurna karena subjek masih belum dapat
UBBGUBBG Peran orang tua dalam melestarikan bahasa warisan sebagai bahasa ibu kepada anak-anak sangat penting karena berbicara bahasa Aceh sejak usia dini akanPeran orang tua dalam melestarikan bahasa warisan sebagai bahasa ibu kepada anak-anak sangat penting karena berbicara bahasa Aceh sejak usia dini akan
UAIUAI Program psikoedukasi pengasuhan positif di era digital berhasil meningkatkan pemahaman orang tua di Desa Pasirtanjung tentang pengasuhan anak yang tepatProgram psikoedukasi pengasuhan positif di era digital berhasil meningkatkan pemahaman orang tua di Desa Pasirtanjung tentang pengasuhan anak yang tepat
ST3BST3B Kecerdasan spiritual merupakan salah satu hal penting dimiliki oleh anak usia dini sebagai penerus bangsa yang diharapkan dapat memberikan sumbangsih positifKecerdasan spiritual merupakan salah satu hal penting dimiliki oleh anak usia dini sebagai penerus bangsa yang diharapkan dapat memberikan sumbangsih positif
Useful /
DOKICTIDOKICTI Studi ini menyimpulkan bahwa pola pengasuhan anak oleh ayah tunggal pasca perceraian di Kecamatan Banding Agung ditandai dengan peran ganda ayah sebagaiStudi ini menyimpulkan bahwa pola pengasuhan anak oleh ayah tunggal pasca perceraian di Kecamatan Banding Agung ditandai dengan peran ganda ayah sebagai
DOKICTIDOKICTI Undang‑Undang ini juga menegaskan kesetaraan hak dan kedudukan suami istri serta mendorong kematangan jiwa dan raga.meski demikian, kelemahan regulasiUndang‑Undang ini juga menegaskan kesetaraan hak dan kedudukan suami istri serta mendorong kematangan jiwa dan raga.meski demikian, kelemahan regulasi
SAINTEKMUSAINTEKMU Sehingga anak dengan minat yang berbeda-beda dapat dengan mudah mempelajari calistung melalui aplikasi ini dengan belajar sambil bermain. PengembanganSehingga anak dengan minat yang berbeda-beda dapat dengan mudah mempelajari calistung melalui aplikasi ini dengan belajar sambil bermain. Pengembangan
UNDIPUNDIP Metode: Penelitian ini merupakan analisis sekunder dari riset kesehatan dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2018. Sebanyak 67.155 responden di KalimantanMetode: Penelitian ini merupakan analisis sekunder dari riset kesehatan dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2018. Sebanyak 67.155 responden di Kalimantan