UNIVAUNIVA

Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah MedanJurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan

Masalah pada tanah lempung dengan indeks plastisitas tinggi, selain daya dukung rendah, adalah masalah pengembangan (swelling) yang cukup besar yang sering menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan seperti retaknya dinding, terangkatnya pondasi, dan jalan bergelombang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari besarnya pengembangan dari tanah lempung ekspansif pada tingkat pemadatan dan kadar air awal yang berbeda-beda. Untuk mengetahui besarnya tingkat pengembangan (ekspansivitas) tanah, perlu dilakukan penelitian di laboratorium, seperti uji Indeks Propertis, California Bearing Ratio (CBR), dan swelling test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan tanah ekspansif sangat tergantung pada besarnya kadar air awal dari tanah tersebut. Selain itu, tingkat pemadatan juga mempengaruhi pengembangan, di mana semakin tinggi tingkat kepadatan tanah, semakin besar pula potensi pengembangan (swelling potential). Oleh karena itu, pembangunan pada tanah ekspansif perlu didahului dengan perbaikan/stabilisasi tanah baik secara kimia maupun secara mekanik.

Tingkat pengembangan tanah ekspansif sangat dipengaruhi oleh besarnya kadar air awal (Natural Moisture Content).Tingkat pengembangan yang besar akan terjadi pada saat kadar air optimumnya belum tercapai.Sedangkan pada saat kadar airnya telah melebih nilai kadar air optimum, potensi pengembangannya akan mengecil.Tingkat pengembangan tanah ekspansif juga dipengaruhi kepadatan tanah.Tanah yang memiliki kepadatan yang lebih besar akan memiliki potensi pengembangan yang lebih besar jika dibandingkan dengan tanah yang memiliki tingkat kepadatan yang relatif kecil pada kadar air awal yang sama.Indeks Plastisitas dapat digunakan untuk memprediksi karakteristik swelling tanah ekspansif, di mana tanah ekspansif yang mempunyai Indeks Plastisitas yang tinggi akan mempunyai kecenderungan mengembang yang besar.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh stabilisasi tanah terhadap penurunan potensi pengembangan (swelling potential) pada tanah lempung ekspansif. Penelitian ini dapat berfokus pada berbagai metode stabilisasi, seperti stabilisasi kimia dan mekanik, dan menganalisis efektivitasnya dalam mengurangi potensi pengembangan tanah. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh variasi kadar air dan kepadatan tanah pada tingkat pengembangan tanah lempung ekspansif yang telah distabilisasi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis tentang metode stabilisasi yang paling efektif untuk mengurangi potensi kerusakan pada struktur bangunan di atas tanah lempung ekspansif.

Read online
File size707.33 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test