UNIMUNIM
PRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan KeuanganPRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan KeuanganPengendalian merupakan salah satu fungsi dari manajemen proyek yang bertujuan agar pekerjaan-pekerjaan dapat berjalan mencapai sasaran tanpa banyak penyimpangan. Hubungan biaya langsung dan biaya tak langsung terhadap waktu memiliki kecenderungan bertolak belakang. Jika waktu pelaksanaan proyek dipercepat akan mengakibatkan peningkatan biaya langsung tetapi pada biaya tak langsung terjadi penurunan. Hasil analisis dengan menggunakan metode pengendalian biaya dan jadwal terpadu (earned value concept) pelaksanaan proyek Rehabilitasi Puskesmas Rawat Inap Pesanggrahan Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto pada kinerja pelaksanaan proyek dari aspek biaya menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek ini memperoleh keuntungan, hal ini ditunjukkan dari indikator CV (cost varian) bernilai positif Rp. 60.475.147 atau nilai indeks kinerja (CPI) = 1,07 > 1. Sedangkan dari aspek jadwal pelaksanaan proyek mengalami keterlambatan yang ditunjukkan oleh indicator SV (schedule varians) bernilai negatif Rp. -102.477.511 Atau indeks kinerja jadwal SPI = 0,90 < 1. Kinerja proyek pada saat pelaporan berjalan dengan baik, keuntungan akan di dapat karena dana yang dikeluarkan masih dibawah perencanaan anggaran yang dibuat. Nilai ETC positif sebesar Rp. 9.773.374. Sedangkan dari aspek jadwal, pelaksanaan mengalami sedikit keterlambatan dari jadwal yang ditetapkan, bisa dilihat dari EAS bulan Agustus 90 hari, sehingga EAS bulan September diatas 90 hari.
Pelaksanaan proyek Rehabilitasi Puskesmas Rawat Inap Pesanggrahan menunjukkan efisiensi biaya dengan memperoleh keuntungan, ditandai oleh nilai CV positif sebesar Rp60.147 dan CPI sebesar 1,07 yang lebih dari satu.Namun, dari aspek jadwal, proyek mengalami keterlambatan dengan nilai SV sebesar -Rp102.511 dan SPI sebesar 0,90 yang kurang dari satu.Kinerja proyek secara keseluruhan dalam hal biaya berjalan baik meskipun terdapat sedikit keterlambatan dalam penyelesaian jadwal.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana penerapan sistem monitoring mingguan secara digital dapat meningkatkan akurasi pelaporan progres pekerjaan dan mengurangi keterlambatan jadwal dalam proyek konstruksi fasilitas kesehatan. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai faktor-faktor non-teknis seperti komunikasi antar tim dan ketersediaan material yang paling berdampak terhadap deviasi jadwal, untuk mengetahui apakah intervensi manajerial tertentu dapat memperbaiki kinerja penjadwalan. Ketiga, penting untuk meneliti pengaruh penggunaan metode estimasi biaya dinamis yang mempertimbangkan fluktuasi harga material terhadap akurasi peramalan biaya akhir proyek, dibandingkan dengan pendekatan statis seperti earned value yang digunakan saat ini, agar manajemen biaya menjadi lebih responsif terhadap perubahan kondisi lapangan.
| File size | 359.52 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR) ini mensintesis bukti empiris yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2024 mengenai peran SISDM dalam meningkatkan manajemenTinjauan Pustaka Sistematis (SLR) ini mensintesis bukti empiris yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2024 mengenai peran SISDM dalam meningkatkan manajemen
UNUJAUNUJA Dengan meningkatkan iklim kerja melalui kepemimpinan partisipatif dan strategi komunikasi yang efektif, motivasi, kinerja, dan loyalitas institusionalDengan meningkatkan iklim kerja melalui kepemimpinan partisipatif dan strategi komunikasi yang efektif, motivasi, kinerja, dan loyalitas institusional
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA In contrast, the size of the risk monitoring committee showed a significant negative influence. However, the four governance variables did not have a significantIn contrast, the size of the risk monitoring committee showed a significant negative influence. However, the four governance variables did not have a significant
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hasilnya menunjukkan bahwa Time Dynamic, Timing Dynamic, dan Place Dynamic berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Dari ketiganya, Time Dynamic memilikiHasilnya menunjukkan bahwa Time Dynamic, Timing Dynamic, dan Place Dynamic berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Dari ketiganya, Time Dynamic memiliki
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Selain itu, etika kerja juga berpengaruh terhadap kinerja adaptif pegawai, dan kepemimpinan transformasional memengaruhi kinerja adaptif melalui etikaSelain itu, etika kerja juga berpengaruh terhadap kinerja adaptif pegawai, dan kepemimpinan transformasional memengaruhi kinerja adaptif melalui etika
UMMUMM Dalam analisa deskriptif dijelaskan tentang variabel – variabel independen maupun variabel – variabel dependen yang menjadi landasan teori. Dalam penelitianDalam analisa deskriptif dijelaskan tentang variabel – variabel independen maupun variabel – variabel dependen yang menjadi landasan teori. Dalam penelitian
UMMUMM Empat fase utama LCA adalah Goal And Scope Definition, Life Cycle Inventory, Life Cycle Impact Assessment, dan Interpretation. Dampak lingkungan hasilEmpat fase utama LCA adalah Goal And Scope Definition, Life Cycle Inventory, Life Cycle Impact Assessment, dan Interpretation. Dampak lingkungan hasil
UMMUMM Penelitian ini menunjukkan bahwa agent-based modeling and simulation dapat mendeskripsikan sistem yang kompleks dan menggambarkan hubungan antar perilakuPenelitian ini menunjukkan bahwa agent-based modeling and simulation dapat mendeskripsikan sistem yang kompleks dan menggambarkan hubungan antar perilaku
Useful /
SGTSGT Tujuan penelitian ini dibuat agar dapat mengetahui daerah – daerah yang masih didapati permasalahan kesehatan lingkungan dan mengedukasi kepada masyarakatTujuan penelitian ini dibuat agar dapat mengetahui daerah – daerah yang masih didapati permasalahan kesehatan lingkungan dan mengedukasi kepada masyarakat
SGTSGT Pelatihan guru MDA/TPA tentang pengelolaan kelas di Kenagarian Guguak Tabek Sarojo berhasil dilaksanakan, hal ini terlihat dari peningkatan kompetensiPelatihan guru MDA/TPA tentang pengelolaan kelas di Kenagarian Guguak Tabek Sarojo berhasil dilaksanakan, hal ini terlihat dari peningkatan kompetensi
UNIMUNIM Kemudian pada perputaran modal koperasi juga mengalami kenaikan sebesar 0,54% menjadi 0,58% sehingga modal kerja masih tersalurkan dengan baik. AnalisisKemudian pada perputaran modal koperasi juga mengalami kenaikan sebesar 0,54% menjadi 0,58% sehingga modal kerja masih tersalurkan dengan baik. Analisis
UNIMUNIM Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moralitas individu secara parsial berpengaruhTeknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moralitas individu secara parsial berpengaruh