UINGUSDURUINGUSDUR

Aqwal: Journal of Qur'an and Hadis StudiesAqwal: Journal of Qur'an and Hadis Studies

Artikel ini berusaha mengkaji metodologi penafsiran dalam naskah tafsir klasik karya Abdullah bin Wahb al-Mishri, yaitu kitab al-Jami Tafsir al‑Quran. Hal ini dilatarbelakangi oleh adanya sebuah penelitian terhadap manuskrip kuno yang dinisbatkan kepada Ibn Wahb dengan melalui periwayatan. Adapun objek kajian adalah al-Jami Tafsir al‑Quran karya Abdullah bin Wahb al‑Mishri yang merupakan hasil penelitian (tahqiq dan taliq) dari Miklos Muranyi pada tahun 1939. Dengan menggunakan metode kualitatif‑deskriptif, artikel ini menyimpulkan bahwa: metode yang dipakai.

Dari uraian yang relatif singkat di atas, dapat disimpulkan pada akhir pembahasan ini metode yang dipakai oleh Abdullah bin Wahb al-Miṣrī ditinjau dalam 4 sudut pandang.sumber penafsiran menggunakan bi al-rayī, ijmālī, sasaran dan sistematika keluasan penjelasan menggunakan mauḍūī dan kecenderungan penafsiran menggunakan bi al-riwāyah.Hasil ini menunjukkan bahwa kitab tafsir tersebut tidak hanya tunggal dalam penyusunannya sehingga al-Miṣrī memakai metode menjadikan kitabnya sebuah jawaban bahwa penyusunan kitab tafsir al‑Quran tidak tunggal, melainkan mono‑metode, atau dalam istilah metodologi menggunakan komparasi.Kesimpulan ini tentunya perlu kajian mendalam dan lebih jauh untuk membuktikan apakah prinsip komparatif selalu dipegang oleh al‑Miṣrī dalam penafsirannya atau tidak.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan metodologi penafsiran yang digunakan oleh Abdullah bin Wahb al‑Mishri dengan metodologi yang terdapat pada naskah‑naskah tafsir klasik lain untuk menilai apakah pendekatan mono‑metode bersifat umum atau khas. Selain itu, upaya digitalisasi dan rekonstruksi teks yang terputus menggunakan teknologi pembelajaran mesin dapat meningkatkan kelengkapan manuskrip sehingga memudahkan analisis kritis. Selanjutnya, studi komparatif antara penggunaan sumber bi al‑rayī dan bi al‑riwāyah dalam penafsiran ayat‑ayat tertentu dapat mengungkap dampak keduanya terhadap pemahaman makna Quran, yang sekaligus memberikan dasar bagi pengembangan metodologi tafsir masa kini.

Read online
File size478.83 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test