UNRIUNRI

Jurnal Administrasi Politik dan SosialJurnal Administrasi Politik dan Sosial

Konsep ekonomi biru semakin penting dalam menghadapi tantangan di kawasan pesisir, terutama di daerah tertinggal seperti Kecamatan Rupat Utara, Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan dinamis dalam memaksimalkan potensi ekonomi biru serta mengidentifikasi faktor penghambat yang dialami. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang responsif dan fleksibel diperlukan untuk mengatasi berbagai keterbatasan yang ada, selain itu keterlibatan masyarakat lokal dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya laut sangat krusial untuk keberhasilan ekonomi biru. Meskipun terdapat potensi yang besar dalam sektor perikanan dan pariwisata, tantangan dalam infrastruktur dan teknologi masih menjadi hambatan utama dalam hal ini.

Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan dinamis memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi biru di Kecamatan Rupat Utara, Provinsi Riau.Kebijakan ini memungkinkan penyesuaian regulasi sesuai kebutuhan masyarakat, yang penting mengingat keterbatasan infrastruktur, akses pasar, dan keterampilan sumber daya manusia.Meskipun pemerintah daerah telah menunjukkan komitmen dalam memperkuat sektor perikanan dan pariwisata bahari, tantangan signifikan tetap ada, terutama dalam hal pendanaan dan teknologi.Partisipasi masyarakat lokal menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini, dengan 78% masyarakat menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam program pengembangan ekonomi berbasis sumber daya laut.Pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya terbukti meningkatkan efektivitas kebijakan dan keberlanjutan ekosistem laut.Untuk mencapai hasil optimal, dibutuhkan investasi lebih besar dalam infrastruktur, pelatihan teknis, dan akses teknologi modern.Keberhasilan ekonomi biru di Rupat Utara tidak hanya tergantung pada kebijakan yang baik, tetapi juga pada kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Untuk meningkatkan keberhasilan ekonomi biru di Rupat Utara, perlu ada kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat lokal. Pemerintah dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya laut, serta menyediakan pelatihan teknis dan akses teknologi modern yang diperlukan. Selain itu, penting untuk meningkatkan infrastruktur dasar, seperti fasilitas pengolahan hasil laut dan akses jalan menuju sentra perikanan. Dengan demikian, potensi ekonomi biru di Rupat Utara dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Read online
File size104.45 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test