INABJINABJ

The Indonesian Biomedical JournalThe Indonesian Biomedical Journal

Acute ischemic stroke (AIS) biasanya disertai ketidakmampuan pasien untuk menerima terapi trombolisis. Oleh karena itu diperlukan agen neuroprotektif alternatif, salah satunya Moleac (MLC) 901. Protein HSP‑70 dan matriks metalloproteinase‑9 (MMP‑9) berperan penting dalam patogenesis AIS melalui respons stres dan peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek MLC 901 pada ekspresi mRNA Hsp70, tingkat protein HSP‑70 dan MMP‑9, volume infark serebral, serta hasil fungsi motorik pada model tikus AIS. Model AIS dibentuk dengan kliping arteri karotis kanan tunggal (UCAO); tikus kemudian diberi MLC 901 dosis 43,2 mg/200 gBW, 21,6 mg/200 gBW, atau kontrol negatif (CMC‑Na) secara oral selama 14 hari. HSP‑70 dan MMP‑9 diukur dengan ELISA, ekspresi mRNA Hsp70 menggunakan qRT‑PCR, sedangkan skor motorik diukur melalui Ladder Rung Walking Test. Hasil menunjukkan bahwa kedua dosis MLC 901 secara signifikan menurunkan ekspresi Hsp70 mRNA, tingkat protein HSP‑70, dan MMP‑9 dibandingkan kontrol negatif; dosis tertinggi lebih efektif dalam menurunkan HSP‑70 dan meningkatkan skor motorik. Volume infark serebral berkurang secara signifikan pada kedua dosis, dengan efek paling kuat pada dosis 43,2 mg/200 gBW. Kesimpulannya, MLC 901 secara berkuat-kuat menurunkan biomarker inflamasi, mengurangi infark, dan meningkatkan fungsi motorik pada tikus AIS, menegaskan potensi neuroproteksi dosis‑tergantung.

Pada model tikus AIS, perlakuan MLC 901 secara signifikan menurunkan ekspresi mRNA Hsp70, tingkat protein HSP‑70 dan MMP‑9, serta volume infark serebral, sekaligus memperbaiki hasil fungsi motorik dibandingkan kelompok kontrol.Dosis 43,2 mg/200 gBW lebih efektif daripada dosis 21,6 mg/200 gBW dalam menurunkan biomarker, mengurangi luas infark, dan meningkatkan pemulihan fungsi.Hasil ini menunjukkan bahwa MLC 901 dapat berperan sebagai agen neuroprotektif dosis‑tergantung pada AIS.

Manfaatkan dua komponen aktif MLC 901, yaitu senegalin dan TSB, untuk mengevaluasi interaksi sinergisnya terhadap ekspresi gen neurogenesis di otak tikus AIS dalam jangka panjang; lakukan studi translational menggunakan model tikus AIS dengan dosis intravena karena perbedaan farmakokinetik, dan bandingkan efek neuroprotektifnya dengan trombolisis standar untuk menentukan residual risiko klinis; dan kembangkan model imunohistokimia yang mengukur penurunan peradangan sistemik, volume infark, serta penyembuhan jaringan dari perspektif mikroglia polaritas (M1/M2) guna mengidentifikasi mekanisme molekuler spesifik dari aksi MLC 901 pada pasien stroke.

  1. MLC 901 Decreases HSP-70, MMP-9, Cerebral Infarction Volume and Functional Outcome in Acute Ischemic... doi.org/10.18585/inabj.v17i3.3610MLC 901 Decreases HSP 70 MMP 9 Cerebral Infarction Volume and Functional Outcome in Acute Ischemic doi 10 18585 inabj v17i3 3610
Read online
File size2.01 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test